bY : Jns 7 (2000)
Aku kurung gejolak di dalam sangkar benakku
Terpampang Bebas berkeliaran di kalbu
Berenang Lepas di setiap arus darahku
Mengalun nada ketika memetik urat nadiku
Tertuang ukiran lewat bibir jemari
Tiada Seindah pena menari
Melukiskan kata rahasia alam bernyanyi
Walau sebagian besar semut di muka bumi tidak perduli
Sesungguhnya tanpa kita sadari
Tak mampu pula kita pungkiri
Tanpa perlu meniti ujung-ujung dunia mencari
Terlebih tiada akhirnya untuk menyesali
Di antara air mata bergulir jatuh terhempas ke tanah yang kehausan
Senyuman terurai menyambut mentari dan rembulan
Karena kita syair kehidupan
LUKISAN KEABADIAN......
Kamis, 14 Mei 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar