oleh Yuli Susanti
Tapi percayalah aku tak pernah sekalipun belajar untuk menyia-nyiakan cinta
Meski aku tau tak jua pernah terucap kasih di dirimu….untukku
Meski ingin sekali aku meminta cinta di hatimu untukku
Hanya kukatakan cinta, hanya kuberikan sayang…..semua ku lakukan penuh rela
Hingga saat kau melupakanku……
Juga akan tetap ada cinta meski segala tentangmu kini tak lagi aku
Tak pernah ingin memaksa, meski aku yakin hati kecilmu tahu bahwa aku mengharapkanmu
Meski mungkin tak akan pernah ada lagi aku kamu…….
Hanya mencoba bermimpi kau akan selalu merindukan aku
Sejujurnya….aku sudah tak mampu lagi merindukanmu sebesar dulu
Dan akupun tak lagi yakin apakah rasa ini adalah sebentuk cinta yang agung, tulus dan suci
Terkadang terselip tanya di hatiku “begitu mudahkan hapuskan diriku dari kehidupanmu…?”
Ku coba tuk menunggu…….buktikan takdir dan inginku
Namun saat aku menunggu tak kuasa logika atas semua rasa dan inginku
Meski aku sering menangis dan berbisik lirih “jangan kau pergi…….”
Aku hanya takut aku butuh waktu 1 menit lebih lama untuk menunggumu
Walau beribu puisi takkan mampu menggambarkannya untukmu
Seperti apa aku merindukanmu, menyayangimu……bahkan membutuhkanmu
Namun akan selalu ku tulis beribu puisi untukmu
Meski tak bisa menggantikan keberadaanku dalam setiap kerinduanmu
Semoga mampu sadarkanmu bahwa akan selalu ada kamu di hatiku
Meski mungkin kelak aku tak bisa lagi memelukmu……
Kau akan selalu ingat betapa erat aku pernah memelukmu
Bila kau memang tak bahagia denganku…..aku rela melepaskanmu untuk melihatmu bahagia
Percayalah…….
Cinta di hatiku tak pernah pergi, mungkin dia hanya akan berubah rasa tak lagi seperti dulu
Bila ternyata 1 menit itu tak pernah datang…….
Aku rela….meski telah kuhabiskan lebih dari 1000 hari menemanimu
Dalam sedih, bahagia, sakit, tertawa dan menangis
Aku ingin kau bahagia……
Aku hanya ingin berkata….bila waktu itu tiba jangan pernah suatu hari nanti kau akan menyesali keputusan yang telah kau buat ini
Karena waktu tak akan pernah kembali pada kita……begitu juga hatiku
Meski cinta itu tak akan pernah pergi, namun aku rasa dia tak akan pernah kembali seperti dulu
Semua tak akan pernah lagi sama…….
Meski dalam hatiku masih berharap hatimu masih tetap jadi milikku
Hanya milikku…..tak pernah kan terbagi, namun bila itu maumu…..ku hanya bisa bermimpi
Ku coba tuk tak lagi menangis, meski luka yang kau torehkan akan selalu terasa sakit di hatiku
Ku coba tuk selalu tersenyum, meski pengkhianatanmu terasa tak berkesudahan
Penantiankupun terasa sia – sia……..
Harapan yang ku tanamkan terasa tak pantas lagi untuk jadi harapan
Meski cintaku tak pernah pergi, namun ternyata cintaku tak pernah cukup untukmu
Kini di hatimu telah ada sosok lain yang mungkin kau harapkan kan menggantikan aku
U know……..i can’t accept that
Meski seperti itu, aku bahagia pernah memilikimu, mencintaimu, memelukmu, mencumbumu……
Dalam hari hari penantianku yang panjang
Meski ternyata dekapan cintaku tak pernah berarti buatmu
Ku coba tuk meyakini bahwa semua adalah bagian dari proses pendewasaan diriku
Untuk menjadi manusia yang lebih baik
posted at lumajang, march 14th, 2009
Kamis, 14 Mei 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar