Kamis, 14 Mei 2009

Dia (Poetry)

oleh Ayu Damayantie

aku pernah mengenalnya..
aku hampir memilihnya,
diantara 2 pilihan yang sulit..
selangkah lagi aku bisa memilikinya..

Rasa kagumku padanya,
Tak bertepuk sebelah tangan..

Dia selalu menyambut setiap kerling mataku,
yang diam2 memperhatikannya..
Dia selalu menyambut,
tiap senyum yang aku persembahkan,
tyap berpapasan dengannya..

Diapun selalu menjagaku,
disaat ragaku tak mampu berbuat banyak..
Dia mengkhawatirkan aku,
saat aku dalam keadaan,
hampir tak sadarkan diri..

Dia menarik kedua tanganku,
saat dia ingin menghabiskan waktu,
hanya berdua denganku..
dan membawaku kedalam keheningan,
ditengah hiruk pikuk jakarta..

Dia selalu tersenyum,
Dia selalu mencuri pandang,
Dia selalu memperhatikan Gerak-Gerikku..

Tapi..
itu semua hanya cerita masa lalu..

kemana Dia menghilang?
setelah aku mencampakkannya,
setelah dia tahu,
aku lebih memilih yang lain..
memilih Dia yang lain,
yang membuatku jatuh dan luluh..

dimanakah Dia berada kini?
aku pun tak tahu..
bak menghilang dalam kesemrautan kota..
menghilang dalam satu asa yang baru..

namun,
tidak bagi kenangan itu..
tak akan pernah hilang..
selalu mengiringi jejak kakiku,
wlaupun aku sudah berjalan dengan yang lain..
bergandengan tangan..
seiring bersatunya hati dan perasaan..

Maafkan aku..
wlaupun terlalu terlambat,
kata itu terlontar..
namun ketahuilah..
semua itu datang dari hatiku..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar