Puisi adalah teriakan ketika aku sedang marah
...
adalah tangisan ketika aku sedang sedih
adalah tawa ketika aku sedang gembira
adalah teman ketika aku sedang kesepiah
adalah aku yang selalu setia bersama mu...
Oleh Sugiyono Attariq
Kamis, 14 Mei 2009
LUKISAN KEABADIAN" ( Poetry)
bY : Jns 7 (2000)
Aku kurung gejolak di dalam sangkar benakku
Terpampang Bebas berkeliaran di kalbu
Berenang Lepas di setiap arus darahku
Mengalun nada ketika memetik urat nadiku
Tertuang ukiran lewat bibir jemari
Tiada Seindah pena menari
Melukiskan kata rahasia alam bernyanyi
Walau sebagian besar semut di muka bumi tidak perduli
Sesungguhnya tanpa kita sadari
Tak mampu pula kita pungkiri
Tanpa perlu meniti ujung-ujung dunia mencari
Terlebih tiada akhirnya untuk menyesali
Di antara air mata bergulir jatuh terhempas ke tanah yang kehausan
Senyuman terurai menyambut mentari dan rembulan
Karena kita syair kehidupan
LUKISAN KEABADIAN......
Aku kurung gejolak di dalam sangkar benakku
Terpampang Bebas berkeliaran di kalbu
Berenang Lepas di setiap arus darahku
Mengalun nada ketika memetik urat nadiku
Tertuang ukiran lewat bibir jemari
Tiada Seindah pena menari
Melukiskan kata rahasia alam bernyanyi
Walau sebagian besar semut di muka bumi tidak perduli
Sesungguhnya tanpa kita sadari
Tak mampu pula kita pungkiri
Tanpa perlu meniti ujung-ujung dunia mencari
Terlebih tiada akhirnya untuk menyesali
Di antara air mata bergulir jatuh terhempas ke tanah yang kehausan
Senyuman terurai menyambut mentari dan rembulan
Karena kita syair kehidupan
LUKISAN KEABADIAN......
Puisi
Sebaris kalimat, sebuah frase, kadangkala menjadi sebuah nilai yang indah. Dengan sedikit intuisi, sekelumit pemahaman kata-kata disertai dengan alunan perasaan, serta bersiap-siap untuk terjun ke dunia yang tak hanya sebatas tersedia di angan, seringkali bisa merubah dunia...yang biasanya kelam menjadi benderang, yang dulunya gemerlap menjadi suram bahkan cukup dengan sekumpulan kata kiranya dapat membuka tirai baru cakrawala kehidupan.
Sebuah perasaan, mari kita aplikasikan ke dalam hati, dengan mata sebagai nurani yang mendengar dan mengutarakan... mudah-mudahan... semakin terbuka..seluruh jiwa...untuk menikmati hidup dan kehidupan....
oleh Mas Unt
Sebuah perasaan, mari kita aplikasikan ke dalam hati, dengan mata sebagai nurani yang mendengar dan mengutarakan... mudah-mudahan... semakin terbuka..seluruh jiwa...untuk menikmati hidup dan kehidupan....
oleh Mas Unt
Memilih Capres dan Cawapres
oleh Imam Suprayogo
Saat ini yang menarik adalah berbicara tentang capres dan cawapres. Kabarnya hari ini, Jum’at, tanggal 15 Mei 2009 ada dua calon yang akan mendeklarasikan diri sebagai calon, yaitu Dr.Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Sukarnoputri. Berita deklarasi kedua calon ini tidak terlalu mengejutkan, karena keduanya sudah lama disebut-sebut sebagai calon unggulan. Keduanya sama-sama memiliki pengalaman menjadi presiden, dan juga sukses tatkala memimpin. Keunggulan lainnya keduanya masing-masing didukung oleh partai besar yang memiliki pendukung fanatik hingga sampai akar rumput.
Mungkin sebaliknya, menjadi mengejutkan jika keduanya tidak mendeklarasikan diri sebagai capres. Kesamaan lain dari keduanya, yang menjadi bahan perbincangan khalayak umum adalah menyangkut cawapresnya. Kabarnya Pak SBY akan menunjuk Pak Budiono, seorang ekonom yang saat ini memimpin BI. Begitu juga Ibu Megawati, belum jelas siapa calon cawapresnya. Kabar yang belum pasti adalah Pak Prabowo. Sedangkan yang sudah mendeklarasikan sebelumnya, adalah pasangan Pak Yusuf Kala dan Pak Wiranto.
Ketiga pasangan tersebut tampak seluruhnya ideal. Semua beragama Islam sehingga sesuai dengan masyarakat yang dipimpin, adalah mayoritas muslim. Semua sudah dikenal kepemimpinanya, baik Pak SBY, Ibu Megawati maupun Pak Yusuf Kala. Begitu juga para cawapresnya, cukup dikenal dan memiliki dedikasi dan integritas yang tinggi pada bangsa ini, yaitu Pak Budiono, Pak Prabowo (jika jadi) dan Pak Wiranto. Mereka semua sudah teruji mampu memimpin bangsa ini.
Selain itu dilihat dari komposisinya, Pak SBY dan Budiono, masing-masing seorang jendral dan ekonom, sama-sama kelahiran kota kecil, yakni Pacitan dan Blitar. Ibu Megawati dan Pak Prabowo, sama-sama lahir dari keluarga tokoh dan pemimpin, tetapi selama ini dikenal dekat dengan rakyat kecil, orang miskin di desa dan di mana-mana. Pak Yusuf Kala dan Pak Wiranto, adalah komposisi antara pengusaha dan pensiunan jendral. Rasanya sulit dicari hal-hal yang meragukan di antara calon pemimpin bangsa ini.
Selain itu dilihat dari jumlah pasangan juga ideal, yakni tiga pasang. Tiga adalah angka ganjil terkecil yang bisa dipilih. Andaikan calonnya hanya satu pasang, maka tidak akan bisa dipilih. Memilih satu pasang calon, maka namanya tidak pemilihan, melainkan penunjukan. Lagi pula, kiranya kurang elok, jika bangsa yang berpenduduk lebih dari 220 juta misalnya, hanya seorang saja yang berani mengajukan diri sebagai calon memimpinnya. Angka tiga kiranya ideal. Memang dalam hal ini tidak mungkin, muncul terlalu banyak pasangan calon, karena terkait adanya batasan, hingga jumlah pasangan menjadi terbatas seperti itu.
Memilih satu di antgara tiga alternative juga tidak sulit. Tidak sebagaimana memilih calon legislative beberapa waktu yang lalu. Sangat sulit. Jangankan masyarakat klas bawah, yang tidak terbiasa bersentuhan dengan kertas, sedangkan orang kota berpendidikan, yang sehari-hari megang buku saja masih mengalami kesulitan. Mereka selain harus memilih satu di antara sekian banyak partai politik, juga harus memilih satu di antara nama calon, yang jumlahnya juga banyak dan belum tentu dikenal secara baik.
Kesulitan lainnya, umumnya tatkala memilih calon DPD. Banyak para calonnya yang belum dikenal, apalagi mereka juga tidak berkampanye. Selain waktu yang tidak terlalu longgar, mungkin juga biaya transportasi dan mengumpulkan orang, tidak kecil dan mudah. Hanya memang agaknya aneh, orang belum banyak dikenal oleh masyarakat, menginginkan dirinya menjadi wakil.
Kembali pada perbincangan pemilihan calon presiden dan wakil presiden, bahwa hal itu tidak akan sulit, karena jumlah calonnya sedikit dan lagi para calonnya sudah dikenal oleh seluruh rakyat ini. Mungkin kampanye pun tidak terlalu diperlukan, karena ketiga calon tersebut masing-masing sudah sangat dikenal. Siapa bangsa Indonesia ini yang tidak mengenal Pak SBY, gambar beliau jelas. Pak SBY pernah sukses mengatasi berbagai musibah, sejak musibah tsunami di aceh, gempa Pulau Nias, gempa yogyakarta, gunung meletus, munculnya berbagai macam penyakit yang aneh-aneh. Selain itu juga terjadi musibah berupa kecelakaan laut, darat udara. Hampir semua jenis musibah muncul dan ternyata berbagai dampaknya berhasil diselesaikan.
Prestasi Pak SBY selama ini, ----- yang belum banyak dilakukan oleh pemimpin sebelumnya, adalah dalam memberantas korupsi. Rakyat kiranya tahu, bagaimana Pak SBY sedemikian gigih menghilangkan penyakit itu. Siapapun orangnya jika dipandang salah dan ada indikasi melakukan kesalahan tindak korupsi, diajukan ke pengadilan, hingga orang dekatnya sendiri sekalipun, besan misalnya. Pak SBY juga peduli dengan orang kecil, rakyat yang masih menderita. Mungkin hal itu ntidak sulit dilakukan olehnya, karena beliau sendiri dilahirkan di kota kecil, Pacitan yang dikenal daerah kering, tandus atau tidak terlalu subur sehingga daerah itu tersebut sebagai kaya orang miskin.
Pak Yusuf Kala dan Pak Wiranto, keduanya sangat dikenal masyarakat. Pak Yusuf orangnya kecil, selalu tampil sederhana, kadang bajunya pun tidak dimasukkan ke dalam celana, tampil sebagaimana orang pedagang pada umumnya. Selama mendamping Pak SBY sebagai wapres pada periode ini, beliau tidak sebagaimana wapres lainnya. Ia menampilkan sosok gesit dan berani. Beliau banyak berprestasi, di antaranya tampil menyelesaikan komplik di berbagai tempat dan selalu berhasil. Gerak beliau cepat dan jika berpidato, seringkali tanpa teks, namun lancar dan terarah. Demikian pula Pak Wiranto, pemimpin partai Hanura. Semangat mengentaskan kemiskinan, dipublikasikan oleh beliau di mana-mana.
Ibu Megawati dan Pak Prabowo (kalau jadi), keduanya sangat dikenal, hingga rakyat kecil di pedesaan pun mengagumi. Sering kita lihat, tukang becak, buruh tani, buruh nelayan di mana-mana dengan bangga mengenakan kaos bergambar Megawati bersanding dengan almarhum ayahnya, Ir.Soekarno, presiden yang pertama negeri ini. Semangat meningkatkan kesejahteraan orang kecil atau wong cilik dikenal sejak lama. Kekurangan kecil yang dimiliki olehnya, beliau belum bergelar Doktor, tetapi sudah haji. Selanjutnya Pak Prabowo, seringkali photonya terlihat di TV, mengkampanyekan peningkatan eknomi rakyat dengan berbagai macam strateginya. Pak Prabowo juga sangat dikenal, ingin mengentaskan rakyat dari kubang penderitaannya.
Diskripsi singkat masing-masing calon pasangan presiden tersebut di atas, maka siapapun yang nantinya jadi, akan diterima oleh rakyat. Saat ini kita boleh saja menghitung-hitung, siapa yang menjadi calon unggulan dan diharapkan menang. Zaman demokrasi seperti ini, semua warga negara, yang telah memiliki hak, boleh memilih secara bebas sesuai dengan keinginannya. Tidak akan ada dan boleh siapapun melarang seseorang memilih calon yang paling dipercaya dan disenangi. Demikian juga boleh saja para pengamat atau ahli di bidang pilih-memilih pemimpin ini, menganalisis dan juga memprediksi siapa yang akan menang, tetapi semua itu akan terkalahkan oleh keputusan Yang Maha Menentukan, yakni Allah swt. Allah akan memberikan kekuasaan kepada siapa saja yang dikehendaki dan akan mencabut kekuasaan itu dari siapapun yang dikehendaki. Oleh karena itu, setelah memilih nanti, sikap yang terbaik adalah berdoa, memohon kepada Allah agar bangsa ini dikaruniai kemakmuran, keadilan dan ketentraman.
Akhirnya, siapapun yang akan menjadi presiden, akan dihadapkan pada persoalan besar, berat dan pelik. Persoalan itu di antaranya adalah : Pertama, bagaimana rakyat miskin -----buruh tani, nelayan, buruh bangunan, buruh pabrik dan bahkan puluhan juta yang menganggur, menjadi berhasil terentaskan. Pendapatan mereka meningkat, serta yang belum bekerja segera mendapatkan lapangan pekerjaan. Kedua, bagaimana kesehatan dan pendidikan bisa ditingkatkan. Dana pendidikan telah diputuskan sebesar 20 % dari APBN. Tetapi, meningkatkan kualitas pendidikan tidak sederhana, yakni tidak cukup hanya sebatas menambah jumlah pendanaannya. Meningkatkan kualitas pendidikan diperlukan langkah-langkah strategis, terkait dengan kepemimpinan dan manajemennya.
Ketiga, bagaimana bangsa ini menjadi berdaya, yaitu tidak lagi menjadi buruh di rumah sendiri. Bagaimana agar berbagai sumber daya alam yang melimpah, tidak sebagaimana saat ini, hanya mengkayaan bagi bangsa lain. Sementara, bangsa sendiri hanya sebatas menjadi pendengar dan penonton, atau menjadi buruh yang setiap hari menyaksikan kekayaan itu diangkut ke mana, tidak tahu arahnya. Keempat, bagaimana orang kecil terlindungi. Mereka yang berjualan di pinggir jalan sebagai pedagang kaki lima, penghuni rumah-rumah kumuh dan juga penganggur dan peminta-minta, harkat dan martabat mereka terangkat. Sebaliknya, bukan justru mereka digusur ramai-ramai, dikejar-kejar dan bahkan dirusak mata pencahariannya. Yang diperlukan oleh mereka yang kecil dan tidak berdaya itu, ------setidak-tidaknya, adalah perlindungan. Yakni perlindungan dari ancaman pihak-pihak yang kuat dari berbagai aspeknya.
Kelima, bagaimana bangsa ini menjadi bangga terhadap diri dan bangsanya sendiri. Akhir-akhir ini ada kekeliruan fatal yang seringkali disuarakan oleh sementara tokoh-tokoh bangsa. Kalimat-kalimat yang tidak semestinya diucapkan, selalu dihembuskan, sehingga seolah bangsa ini telah menjadi bangsa yang rendah, miskin dan tidak memiliki harkat dan martabat. Oleh karena itu yang diperlukan ke depan adalah membesarkan hati, rasa optimisme, percaya diri dan kebanggaan menjadi bangsa Indonesia. Bangsa ini harus dibesarkan jiwa dan rasa bangga dan percaya diri. Keenam, bagaimana nilai-nilai luhur yakni persatuan dan kesatuan, menghargai sesama, saling peduli dan tolong menolong tumbuh dengan subur. Bagaimana Pancasila, UUD 1945, dan semboyan Bhinaka Tunggal Eka senantiasa dikumandangkan. Keenam , bagaimana kehidupan keagamaan tumbuh dan berkembang secara harmonis. Dan, yang tidak kurang pentingnya lagi, adalah bangsa ini harus ditumbuhkan jiwa berjuang yang tinggi, jangan sebaliknya, selalu diajak menjadi selain itu. Sederhana, tetapi penting, yakni transaksi-transaksi menduduki berbagai jabatan, harus hilang dari bumi nusantara ini. Sebab, berawal dari cara-cara itulah sesungguhnya sumber penyakit, -----kolusi, kolusi dan nepotisme, muncul dan sangat sulit diberantas. Jika berbagai hal tersebut bisa dijawab, siapapun presidennya, rakyat akan bergembira dan bersyukur. Wallahu a’lam.
Saat ini yang menarik adalah berbicara tentang capres dan cawapres. Kabarnya hari ini, Jum’at, tanggal 15 Mei 2009 ada dua calon yang akan mendeklarasikan diri sebagai calon, yaitu Dr.Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Sukarnoputri. Berita deklarasi kedua calon ini tidak terlalu mengejutkan, karena keduanya sudah lama disebut-sebut sebagai calon unggulan. Keduanya sama-sama memiliki pengalaman menjadi presiden, dan juga sukses tatkala memimpin. Keunggulan lainnya keduanya masing-masing didukung oleh partai besar yang memiliki pendukung fanatik hingga sampai akar rumput.
Mungkin sebaliknya, menjadi mengejutkan jika keduanya tidak mendeklarasikan diri sebagai capres. Kesamaan lain dari keduanya, yang menjadi bahan perbincangan khalayak umum adalah menyangkut cawapresnya. Kabarnya Pak SBY akan menunjuk Pak Budiono, seorang ekonom yang saat ini memimpin BI. Begitu juga Ibu Megawati, belum jelas siapa calon cawapresnya. Kabar yang belum pasti adalah Pak Prabowo. Sedangkan yang sudah mendeklarasikan sebelumnya, adalah pasangan Pak Yusuf Kala dan Pak Wiranto.
Ketiga pasangan tersebut tampak seluruhnya ideal. Semua beragama Islam sehingga sesuai dengan masyarakat yang dipimpin, adalah mayoritas muslim. Semua sudah dikenal kepemimpinanya, baik Pak SBY, Ibu Megawati maupun Pak Yusuf Kala. Begitu juga para cawapresnya, cukup dikenal dan memiliki dedikasi dan integritas yang tinggi pada bangsa ini, yaitu Pak Budiono, Pak Prabowo (jika jadi) dan Pak Wiranto. Mereka semua sudah teruji mampu memimpin bangsa ini.
Selain itu dilihat dari komposisinya, Pak SBY dan Budiono, masing-masing seorang jendral dan ekonom, sama-sama kelahiran kota kecil, yakni Pacitan dan Blitar. Ibu Megawati dan Pak Prabowo, sama-sama lahir dari keluarga tokoh dan pemimpin, tetapi selama ini dikenal dekat dengan rakyat kecil, orang miskin di desa dan di mana-mana. Pak Yusuf Kala dan Pak Wiranto, adalah komposisi antara pengusaha dan pensiunan jendral. Rasanya sulit dicari hal-hal yang meragukan di antara calon pemimpin bangsa ini.
Selain itu dilihat dari jumlah pasangan juga ideal, yakni tiga pasang. Tiga adalah angka ganjil terkecil yang bisa dipilih. Andaikan calonnya hanya satu pasang, maka tidak akan bisa dipilih. Memilih satu pasang calon, maka namanya tidak pemilihan, melainkan penunjukan. Lagi pula, kiranya kurang elok, jika bangsa yang berpenduduk lebih dari 220 juta misalnya, hanya seorang saja yang berani mengajukan diri sebagai calon memimpinnya. Angka tiga kiranya ideal. Memang dalam hal ini tidak mungkin, muncul terlalu banyak pasangan calon, karena terkait adanya batasan, hingga jumlah pasangan menjadi terbatas seperti itu.
Memilih satu di antgara tiga alternative juga tidak sulit. Tidak sebagaimana memilih calon legislative beberapa waktu yang lalu. Sangat sulit. Jangankan masyarakat klas bawah, yang tidak terbiasa bersentuhan dengan kertas, sedangkan orang kota berpendidikan, yang sehari-hari megang buku saja masih mengalami kesulitan. Mereka selain harus memilih satu di antara sekian banyak partai politik, juga harus memilih satu di antara nama calon, yang jumlahnya juga banyak dan belum tentu dikenal secara baik.
Kesulitan lainnya, umumnya tatkala memilih calon DPD. Banyak para calonnya yang belum dikenal, apalagi mereka juga tidak berkampanye. Selain waktu yang tidak terlalu longgar, mungkin juga biaya transportasi dan mengumpulkan orang, tidak kecil dan mudah. Hanya memang agaknya aneh, orang belum banyak dikenal oleh masyarakat, menginginkan dirinya menjadi wakil.
Kembali pada perbincangan pemilihan calon presiden dan wakil presiden, bahwa hal itu tidak akan sulit, karena jumlah calonnya sedikit dan lagi para calonnya sudah dikenal oleh seluruh rakyat ini. Mungkin kampanye pun tidak terlalu diperlukan, karena ketiga calon tersebut masing-masing sudah sangat dikenal. Siapa bangsa Indonesia ini yang tidak mengenal Pak SBY, gambar beliau jelas. Pak SBY pernah sukses mengatasi berbagai musibah, sejak musibah tsunami di aceh, gempa Pulau Nias, gempa yogyakarta, gunung meletus, munculnya berbagai macam penyakit yang aneh-aneh. Selain itu juga terjadi musibah berupa kecelakaan laut, darat udara. Hampir semua jenis musibah muncul dan ternyata berbagai dampaknya berhasil diselesaikan.
Prestasi Pak SBY selama ini, ----- yang belum banyak dilakukan oleh pemimpin sebelumnya, adalah dalam memberantas korupsi. Rakyat kiranya tahu, bagaimana Pak SBY sedemikian gigih menghilangkan penyakit itu. Siapapun orangnya jika dipandang salah dan ada indikasi melakukan kesalahan tindak korupsi, diajukan ke pengadilan, hingga orang dekatnya sendiri sekalipun, besan misalnya. Pak SBY juga peduli dengan orang kecil, rakyat yang masih menderita. Mungkin hal itu ntidak sulit dilakukan olehnya, karena beliau sendiri dilahirkan di kota kecil, Pacitan yang dikenal daerah kering, tandus atau tidak terlalu subur sehingga daerah itu tersebut sebagai kaya orang miskin.
Pak Yusuf Kala dan Pak Wiranto, keduanya sangat dikenal masyarakat. Pak Yusuf orangnya kecil, selalu tampil sederhana, kadang bajunya pun tidak dimasukkan ke dalam celana, tampil sebagaimana orang pedagang pada umumnya. Selama mendamping Pak SBY sebagai wapres pada periode ini, beliau tidak sebagaimana wapres lainnya. Ia menampilkan sosok gesit dan berani. Beliau banyak berprestasi, di antaranya tampil menyelesaikan komplik di berbagai tempat dan selalu berhasil. Gerak beliau cepat dan jika berpidato, seringkali tanpa teks, namun lancar dan terarah. Demikian pula Pak Wiranto, pemimpin partai Hanura. Semangat mengentaskan kemiskinan, dipublikasikan oleh beliau di mana-mana.
Ibu Megawati dan Pak Prabowo (kalau jadi), keduanya sangat dikenal, hingga rakyat kecil di pedesaan pun mengagumi. Sering kita lihat, tukang becak, buruh tani, buruh nelayan di mana-mana dengan bangga mengenakan kaos bergambar Megawati bersanding dengan almarhum ayahnya, Ir.Soekarno, presiden yang pertama negeri ini. Semangat meningkatkan kesejahteraan orang kecil atau wong cilik dikenal sejak lama. Kekurangan kecil yang dimiliki olehnya, beliau belum bergelar Doktor, tetapi sudah haji. Selanjutnya Pak Prabowo, seringkali photonya terlihat di TV, mengkampanyekan peningkatan eknomi rakyat dengan berbagai macam strateginya. Pak Prabowo juga sangat dikenal, ingin mengentaskan rakyat dari kubang penderitaannya.
Diskripsi singkat masing-masing calon pasangan presiden tersebut di atas, maka siapapun yang nantinya jadi, akan diterima oleh rakyat. Saat ini kita boleh saja menghitung-hitung, siapa yang menjadi calon unggulan dan diharapkan menang. Zaman demokrasi seperti ini, semua warga negara, yang telah memiliki hak, boleh memilih secara bebas sesuai dengan keinginannya. Tidak akan ada dan boleh siapapun melarang seseorang memilih calon yang paling dipercaya dan disenangi. Demikian juga boleh saja para pengamat atau ahli di bidang pilih-memilih pemimpin ini, menganalisis dan juga memprediksi siapa yang akan menang, tetapi semua itu akan terkalahkan oleh keputusan Yang Maha Menentukan, yakni Allah swt. Allah akan memberikan kekuasaan kepada siapa saja yang dikehendaki dan akan mencabut kekuasaan itu dari siapapun yang dikehendaki. Oleh karena itu, setelah memilih nanti, sikap yang terbaik adalah berdoa, memohon kepada Allah agar bangsa ini dikaruniai kemakmuran, keadilan dan ketentraman.
Akhirnya, siapapun yang akan menjadi presiden, akan dihadapkan pada persoalan besar, berat dan pelik. Persoalan itu di antaranya adalah : Pertama, bagaimana rakyat miskin -----buruh tani, nelayan, buruh bangunan, buruh pabrik dan bahkan puluhan juta yang menganggur, menjadi berhasil terentaskan. Pendapatan mereka meningkat, serta yang belum bekerja segera mendapatkan lapangan pekerjaan. Kedua, bagaimana kesehatan dan pendidikan bisa ditingkatkan. Dana pendidikan telah diputuskan sebesar 20 % dari APBN. Tetapi, meningkatkan kualitas pendidikan tidak sederhana, yakni tidak cukup hanya sebatas menambah jumlah pendanaannya. Meningkatkan kualitas pendidikan diperlukan langkah-langkah strategis, terkait dengan kepemimpinan dan manajemennya.
Ketiga, bagaimana bangsa ini menjadi berdaya, yaitu tidak lagi menjadi buruh di rumah sendiri. Bagaimana agar berbagai sumber daya alam yang melimpah, tidak sebagaimana saat ini, hanya mengkayaan bagi bangsa lain. Sementara, bangsa sendiri hanya sebatas menjadi pendengar dan penonton, atau menjadi buruh yang setiap hari menyaksikan kekayaan itu diangkut ke mana, tidak tahu arahnya. Keempat, bagaimana orang kecil terlindungi. Mereka yang berjualan di pinggir jalan sebagai pedagang kaki lima, penghuni rumah-rumah kumuh dan juga penganggur dan peminta-minta, harkat dan martabat mereka terangkat. Sebaliknya, bukan justru mereka digusur ramai-ramai, dikejar-kejar dan bahkan dirusak mata pencahariannya. Yang diperlukan oleh mereka yang kecil dan tidak berdaya itu, ------setidak-tidaknya, adalah perlindungan. Yakni perlindungan dari ancaman pihak-pihak yang kuat dari berbagai aspeknya.
Kelima, bagaimana bangsa ini menjadi bangga terhadap diri dan bangsanya sendiri. Akhir-akhir ini ada kekeliruan fatal yang seringkali disuarakan oleh sementara tokoh-tokoh bangsa. Kalimat-kalimat yang tidak semestinya diucapkan, selalu dihembuskan, sehingga seolah bangsa ini telah menjadi bangsa yang rendah, miskin dan tidak memiliki harkat dan martabat. Oleh karena itu yang diperlukan ke depan adalah membesarkan hati, rasa optimisme, percaya diri dan kebanggaan menjadi bangsa Indonesia. Bangsa ini harus dibesarkan jiwa dan rasa bangga dan percaya diri. Keenam, bagaimana nilai-nilai luhur yakni persatuan dan kesatuan, menghargai sesama, saling peduli dan tolong menolong tumbuh dengan subur. Bagaimana Pancasila, UUD 1945, dan semboyan Bhinaka Tunggal Eka senantiasa dikumandangkan. Keenam , bagaimana kehidupan keagamaan tumbuh dan berkembang secara harmonis. Dan, yang tidak kurang pentingnya lagi, adalah bangsa ini harus ditumbuhkan jiwa berjuang yang tinggi, jangan sebaliknya, selalu diajak menjadi selain itu. Sederhana, tetapi penting, yakni transaksi-transaksi menduduki berbagai jabatan, harus hilang dari bumi nusantara ini. Sebab, berawal dari cara-cara itulah sesungguhnya sumber penyakit, -----kolusi, kolusi dan nepotisme, muncul dan sangat sulit diberantas. Jika berbagai hal tersebut bisa dijawab, siapapun presidennya, rakyat akan bergembira dan bersyukur. Wallahu a’lam.
malam ( poetry )
Oleh husna
Aku bergelut dengan bayang hampa
Ketika malam.
Sunyi merajamku,
Seperti tawanan terdesak membebaskan diri
dari jeratan pengikat tubuh jiwanya.
Oh, malam kasihanilah aku!
Dari terkaan bayang pekat
Dan tikaman rindu, menyayat urat saraf nadiku.
Engkau malam!
Puaskah dirimu menjadi sosok yang mengerikan bagi jiwaku?
Bukankah dirimu hakikat esensial
Bagi jiwa-jiwa suci bermi’raj?
Sambutlah jiwaku ramah,
Kesahku akan naik ketangga mi’rajmu.
Pamekasan, 2008-04-10
Aku bergelut dengan bayang hampa
Ketika malam.
Sunyi merajamku,
Seperti tawanan terdesak membebaskan diri
dari jeratan pengikat tubuh jiwanya.
Oh, malam kasihanilah aku!
Dari terkaan bayang pekat
Dan tikaman rindu, menyayat urat saraf nadiku.
Engkau malam!
Puaskah dirimu menjadi sosok yang mengerikan bagi jiwaku?
Bukankah dirimu hakikat esensial
Bagi jiwa-jiwa suci bermi’raj?
Sambutlah jiwaku ramah,
Kesahku akan naik ketangga mi’rajmu.
Pamekasan, 2008-04-10
Andai Saja ( Poetry )
oleh Husna Manis
Andai saja kau tahu
Niscaya kau tak dapat menyambung nafasmu
Hingga fajar menyingsing,
Karena kau telah melihat sunyi.
Tapi kau telah merampas ruhnya
Meninggalkanya tanpa berpaling
Kau pahami hidupmu berlalu
Bukan sejarah ataupun makna.
Andai saja kau tahu
Niscaya kau tak dapat menyambung nafasmu
Hingga fajar menyingsing,
Karena kau telah melihat sunyi.
Tapi kau telah merampas ruhnya
Meninggalkanya tanpa berpaling
Kau pahami hidupmu berlalu
Bukan sejarah ataupun makna.
bintang ku... ( Poetry )
oleh Nita Anita Hasan
ku tau kau sedang ngumpet, di balik langit yg biru.
jgn lah terlalu lama, gelap mlm mu1
bintang- bintang kecil ku.
ajak teman2 mu, ku ingin ku mau bercanda...
bintang- bintang kecil ku.
jangan lelah berkedip, ajari ku mengerti akan cinta yg sesungguh nya!
hehehhehh!
(apa coba)
ku tau kau sedang ngumpet, di balik langit yg biru.
jgn lah terlalu lama, gelap mlm mu1
bintang- bintang kecil ku.
ajak teman2 mu, ku ingin ku mau bercanda...
bintang- bintang kecil ku.
jangan lelah berkedip, ajari ku mengerti akan cinta yg sesungguh nya!
hehehhehh!
(apa coba)
Warisan Ibrahim dan Ismail
oleh Achmad Hasyim Muzadi
Gerbang memori religi monoteistik kita nyaris setahun sekali berderit-derit, yakni hanya ketika hari sudah menjelang datangnya Hari Raya Idul Adha/Idul Qurban. Seperti biasa, sebagian kita lantas mengidentifikasi diri sebagai figur-figur Nabi Ibrahim masa kini, yang mewarisi sikap hanafiyaat-nya dalam beragama, ketulusannya dalam berkurban, dan kebesaran jiwanya saat harus memenggal putranya, Nabi Ismail, dengan tangannya sendiri atas nama perintah dari "dunia amar" Allah.
Begitu "biasanya" kita melakukan identifikasi. Sampai-sampai, kita berani melakukannya terhadap dua sosok dalam momentum bersamaan: merasa diri seperti Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sekaligus. Merasa sebagai bapak yang penuh takzim kepada Allah dan anak yang sam'an wa tha'atan atas perintah Tuhannya. Sungguh, amatlah tak mungkin ini terjadi. Allah memberikan ruang kepada kita untuk menentukan pilihan.
Nah, salah satu keping kisah perjalanan monoteistik Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail yang sampai kepada kita dan kita pun tak pernah abai melakukan perayaan setiap bulan Dzulhijjah adalah penyembelihan hewan kurban. Mereka yang memiliki keluasan rejeki menambahkannya dengan menunaikan ibadah haji ke BaitulLah. Yang sudah ke Haramain bisa melakukannya dengan penyembelihan hewan kurban.
Maka, tapak tilas atas perjalanan Nabi Ibrahim semakin sublim karena melibatkan beberapa nama lainnya, selain Ibrahim dan Ismail. Misalnya, Siti Sarah dan Siti Hajar. Lalu, muncul tokoh antagonis seperti setan yang "setia" menggoda keluarga besar tempat lahirnya agama-agama samawi ini.
Lalu, ada pula perjalanan antara bukit Shafa dan Marwah. Ada pula tawaf mengelilingi Ka'bah. Ada pula acara melempar jumrah untuk beberapa termin serta bagian-bagian lainnya yang tak terpisahkan dari manasik haji. Dan, yang tak kalah pentingnya adalah ketika jamaah haji sudah berada di Padang Arafah, bermalam di Muzdalifah, dan mereka-reka perjalanan manasik Rasulullah SAW selama di Mina.
Tetapi, sekali lagi, ini hanya mungkin dilakukan oleh mereka yang benar-benar memiliki kemampuan materi dan nonmateri. Bahkan, lebih khusus lagi, mereka pun ingin memenuhi panggilan Allah dan memang dipanggil oleh Allah. Sebab, tidak sedikit di kalangan kita sendiri yang memiliki kelebihan rezeki, tetapi tak pernah sampai-sampai juga ke Rumah Allah. Bahkan, kadang mereka merasa tak pernah memiliki kesiapan untuk menjadi tamu Allah. Duh, Gusti!
Bagi mereka yang termasuk dalam golongan ini, ganjarannya adalah surga kalau mereka mendapatkan derajat haji mabrur. Lalu, adakah nilai dan pahala semacam itu bisa didapatkan oleh mereka yang tak memiliki kemampuan berangkat ke Tanah Suci? Mungkin, kita akan mendapatkan suasana nyaris sama kalau di Tanah Air kita dapat mengambil hikmah lainnya dari perjalanan Nabi Ibrahim dan Nabi Isamil.
Misalnya, dengan menyembelih hewan kurban. Bagaimana hukumnya menyembelih hewan ini? Beragam jawaban dapat diberikan. Tetapi, kalau memang tidak memiliki kemampuan, tak ada kewajiban bagi kita untuk berkurban pada tahun ini. Tetapi, apakah memang kita sudah "menetapkan diri" untuk tidak berkurban sepanjang hidup kita?
Dengan alasan tak mamiliki kemampuan, hidup didera kemiskinan akut, serta alasan-alasan lainnya, maka kita sering "terlena" untuk selalu disebut sebagai pihak yang berhak menerima pambagian daging hewan kurban, bukan pihak yang memberi dan menyalurkan daging hewan kurban. Akibat lekatnya "dalil" itu pada kehidupan kita, nyaris setiap tahun nama kita masuk dalam daftar penerima hewan ternak. Kadang, kita suka tersinggung kalau tak disebut sebagai "miskin" dan berhak daging kurban itu.
Begitulah hidup. Ada penerima dan ada pemberi. Ada yang miskin dan ada yang berkecukupan. Ada kalah dan ada menang. Demikian seterusnya, urut-urutan dua keping mata uang kehidupan. Namun, jika mereka yang memiliki kemampuan masih merasa tak wajib berkurban padahal hidupnya tak berkekurangan, ancaman kepadanya pun datang langsung dari Kanjeng Nabi Muhammad SAW.
''Man kaana lahuu saa'atan walam yudhahhi falaa yaqrabanna mushallaanaa--Barang siapa memiliki keluasan rezeki/kesempatan, tetapi tidak berkurban, maka sekali-kali jangan mendekat ke tempat shalatku.''
Begitulah kira-kira Rasulullah menyikapi keadaan umatnya yang tidak mengindahkan dan kurang peduli terhadap ajaran berkurban yang menjadi tuntunan turun-temurun sejak kisah penyembelihan Nabi Ismail oleh ayahandanya, Nabi Ibrahim.
Secara harfiah, tuntunan Baginda Rasul ini menggambarkan, ibadah ritual harus selalu jalin-menjalin dengan komitmen untuk melakukan ibadah sosial. Kurang baik seseorang yang commited terhadap ibadah ritual, tetapi mengabaikan ibadah sosial. Sebaliknya, ibadah sosial jangan berjalan sendiri tanpa sandaran ibadah ritual. Dua-dua seperti dua keeping mata uang yang saling melengkapi, termasuk dalam ibadah kurban ini.
Lalu, bagaimana dengan sekelompok orang yang "ditakdirkan" mengisi daftar para penerima daging kurban? Apakah baginya tak ada anjuran untuk berkurban? Sejatinya, berkurban wajib dilakukan siapa saja tanpa membeda-bedakan yang berkecukupan dengan yang kekurangan. Yang berkekurangan secara materi tentu saja bisa berkurban sesuai dengan versi dan kemampuannya sendiri-sendiri. Misalnya, mengurbankan keinginannya berpanjang angan-angan sehingga mengabaikannya untuk bersyukur.
Mereka yang memiliki kekuasaan juga wajib berkurban untuk berbagi peran dalam memakmurkan kehidupan kemanusiaan sebagai bentuk rasa syukurnya dan tanggung jawabnya kepada Allah. Para alim dan cerdik pandai juga wajib berkurban untuk tidak mengklaim kebenaran datang dari kelompoknya. Maka, berkurban juga bisa dilakukan oleh orang tua kepada anak-anaknya. Demikian sebaliknya, anak-anak bisa berkurban dengan tulus untuk memberikan bakti kepada kedua orang tuanya.
Kalau kita tidak mengindahkan sikap Baginda Rasul soal berkurban dalam artian yang lebih luas, tentu saja konsekuensinya lebih jauh lagi. Kalau kita mengabaikan pengurbanan untuk kebaikan dan kepentingan kehidupan kemanusiaan, ancaman pun lebih dahsyat lagi. Kalau kita mengabaikan hak-hak rakyat karena kekuasaan yang sewenang-wenang, ancaman bagi kita bukan "sebatas" dilarang mendekati tempat shalat Nabi Muhammad. Bisa-bisa kita dikategorikan telah mengabaikan dan mendustakan agama.
Agama secara jelas telah menguraikan siapakah orang yang masuk kelompok pendusta tuntunan Allah. Kalau kita mengabaikan dan tidak peduli dengan kehidupan yatim, kita telah mendustakan agama. Jika kita masa bodoh dengan kemelaratan kaum papa, kita juga telah mendustakan agama. Kalau kemiskinan tidak teratasi setelah sekian puluh tahun republik ini berdiri, siapakah di antara kita yang bertanggung jawab dan bersiap memikul derajat pendusta agama?
Rasa-rasanya, ibadah kurban yang datang kembali tahun ini perlu kita sikapi dengan mengnyinergikan kemakmuran ibadah ritual dengan ibadah sosial. Tanpa ini, rasanya konstruksi keimanan kita bakal menjadi partaruhan paling berat, kelak di hadapan Pengadilan Allah. Di hadapan Ahkamul Haakimiin, Allah akan memutuskan derajat seperti apa yang pantas bagi kita yang mengabaikan sikap berkurban dan mengabaikan ajaran ketulusan dalam menerima perintah-Nya.
Rasa-rasanya, kita hanya akan mengandalkan rahmat-Nya yang memenuhi segala sesuatu karena amal kita, kelak tak akan berdaya menyelamatkan kita dari sergapan kemurkaan-Nya. Maka, setelah terjadinya keselarasan antara ibadah ritual dengan ibadah sosial, kita tinggal berharap semoga semuanya berjalan sesuai dengan kehendak-Nya yang Maha Pemurah dan Maha Pengasih. Semoga kita termasuk golongan yang gemar berkurban untuk semua. Wallaahu a'lamu bishshawaab.
Gerbang memori religi monoteistik kita nyaris setahun sekali berderit-derit, yakni hanya ketika hari sudah menjelang datangnya Hari Raya Idul Adha/Idul Qurban. Seperti biasa, sebagian kita lantas mengidentifikasi diri sebagai figur-figur Nabi Ibrahim masa kini, yang mewarisi sikap hanafiyaat-nya dalam beragama, ketulusannya dalam berkurban, dan kebesaran jiwanya saat harus memenggal putranya, Nabi Ismail, dengan tangannya sendiri atas nama perintah dari "dunia amar" Allah.
Begitu "biasanya" kita melakukan identifikasi. Sampai-sampai, kita berani melakukannya terhadap dua sosok dalam momentum bersamaan: merasa diri seperti Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sekaligus. Merasa sebagai bapak yang penuh takzim kepada Allah dan anak yang sam'an wa tha'atan atas perintah Tuhannya. Sungguh, amatlah tak mungkin ini terjadi. Allah memberikan ruang kepada kita untuk menentukan pilihan.
Nah, salah satu keping kisah perjalanan monoteistik Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail yang sampai kepada kita dan kita pun tak pernah abai melakukan perayaan setiap bulan Dzulhijjah adalah penyembelihan hewan kurban. Mereka yang memiliki keluasan rejeki menambahkannya dengan menunaikan ibadah haji ke BaitulLah. Yang sudah ke Haramain bisa melakukannya dengan penyembelihan hewan kurban.
Maka, tapak tilas atas perjalanan Nabi Ibrahim semakin sublim karena melibatkan beberapa nama lainnya, selain Ibrahim dan Ismail. Misalnya, Siti Sarah dan Siti Hajar. Lalu, muncul tokoh antagonis seperti setan yang "setia" menggoda keluarga besar tempat lahirnya agama-agama samawi ini.
Lalu, ada pula perjalanan antara bukit Shafa dan Marwah. Ada pula tawaf mengelilingi Ka'bah. Ada pula acara melempar jumrah untuk beberapa termin serta bagian-bagian lainnya yang tak terpisahkan dari manasik haji. Dan, yang tak kalah pentingnya adalah ketika jamaah haji sudah berada di Padang Arafah, bermalam di Muzdalifah, dan mereka-reka perjalanan manasik Rasulullah SAW selama di Mina.
Tetapi, sekali lagi, ini hanya mungkin dilakukan oleh mereka yang benar-benar memiliki kemampuan materi dan nonmateri. Bahkan, lebih khusus lagi, mereka pun ingin memenuhi panggilan Allah dan memang dipanggil oleh Allah. Sebab, tidak sedikit di kalangan kita sendiri yang memiliki kelebihan rezeki, tetapi tak pernah sampai-sampai juga ke Rumah Allah. Bahkan, kadang mereka merasa tak pernah memiliki kesiapan untuk menjadi tamu Allah. Duh, Gusti!
Bagi mereka yang termasuk dalam golongan ini, ganjarannya adalah surga kalau mereka mendapatkan derajat haji mabrur. Lalu, adakah nilai dan pahala semacam itu bisa didapatkan oleh mereka yang tak memiliki kemampuan berangkat ke Tanah Suci? Mungkin, kita akan mendapatkan suasana nyaris sama kalau di Tanah Air kita dapat mengambil hikmah lainnya dari perjalanan Nabi Ibrahim dan Nabi Isamil.
Misalnya, dengan menyembelih hewan kurban. Bagaimana hukumnya menyembelih hewan ini? Beragam jawaban dapat diberikan. Tetapi, kalau memang tidak memiliki kemampuan, tak ada kewajiban bagi kita untuk berkurban pada tahun ini. Tetapi, apakah memang kita sudah "menetapkan diri" untuk tidak berkurban sepanjang hidup kita?
Dengan alasan tak mamiliki kemampuan, hidup didera kemiskinan akut, serta alasan-alasan lainnya, maka kita sering "terlena" untuk selalu disebut sebagai pihak yang berhak menerima pambagian daging hewan kurban, bukan pihak yang memberi dan menyalurkan daging hewan kurban. Akibat lekatnya "dalil" itu pada kehidupan kita, nyaris setiap tahun nama kita masuk dalam daftar penerima hewan ternak. Kadang, kita suka tersinggung kalau tak disebut sebagai "miskin" dan berhak daging kurban itu.
Begitulah hidup. Ada penerima dan ada pemberi. Ada yang miskin dan ada yang berkecukupan. Ada kalah dan ada menang. Demikian seterusnya, urut-urutan dua keping mata uang kehidupan. Namun, jika mereka yang memiliki kemampuan masih merasa tak wajib berkurban padahal hidupnya tak berkekurangan, ancaman kepadanya pun datang langsung dari Kanjeng Nabi Muhammad SAW.
''Man kaana lahuu saa'atan walam yudhahhi falaa yaqrabanna mushallaanaa--Barang siapa memiliki keluasan rezeki/kesempatan, tetapi tidak berkurban, maka sekali-kali jangan mendekat ke tempat shalatku.''
Begitulah kira-kira Rasulullah menyikapi keadaan umatnya yang tidak mengindahkan dan kurang peduli terhadap ajaran berkurban yang menjadi tuntunan turun-temurun sejak kisah penyembelihan Nabi Ismail oleh ayahandanya, Nabi Ibrahim.
Secara harfiah, tuntunan Baginda Rasul ini menggambarkan, ibadah ritual harus selalu jalin-menjalin dengan komitmen untuk melakukan ibadah sosial. Kurang baik seseorang yang commited terhadap ibadah ritual, tetapi mengabaikan ibadah sosial. Sebaliknya, ibadah sosial jangan berjalan sendiri tanpa sandaran ibadah ritual. Dua-dua seperti dua keeping mata uang yang saling melengkapi, termasuk dalam ibadah kurban ini.
Lalu, bagaimana dengan sekelompok orang yang "ditakdirkan" mengisi daftar para penerima daging kurban? Apakah baginya tak ada anjuran untuk berkurban? Sejatinya, berkurban wajib dilakukan siapa saja tanpa membeda-bedakan yang berkecukupan dengan yang kekurangan. Yang berkekurangan secara materi tentu saja bisa berkurban sesuai dengan versi dan kemampuannya sendiri-sendiri. Misalnya, mengurbankan keinginannya berpanjang angan-angan sehingga mengabaikannya untuk bersyukur.
Mereka yang memiliki kekuasaan juga wajib berkurban untuk berbagi peran dalam memakmurkan kehidupan kemanusiaan sebagai bentuk rasa syukurnya dan tanggung jawabnya kepada Allah. Para alim dan cerdik pandai juga wajib berkurban untuk tidak mengklaim kebenaran datang dari kelompoknya. Maka, berkurban juga bisa dilakukan oleh orang tua kepada anak-anaknya. Demikian sebaliknya, anak-anak bisa berkurban dengan tulus untuk memberikan bakti kepada kedua orang tuanya.
Kalau kita tidak mengindahkan sikap Baginda Rasul soal berkurban dalam artian yang lebih luas, tentu saja konsekuensinya lebih jauh lagi. Kalau kita mengabaikan pengurbanan untuk kebaikan dan kepentingan kehidupan kemanusiaan, ancaman pun lebih dahsyat lagi. Kalau kita mengabaikan hak-hak rakyat karena kekuasaan yang sewenang-wenang, ancaman bagi kita bukan "sebatas" dilarang mendekati tempat shalat Nabi Muhammad. Bisa-bisa kita dikategorikan telah mengabaikan dan mendustakan agama.
Agama secara jelas telah menguraikan siapakah orang yang masuk kelompok pendusta tuntunan Allah. Kalau kita mengabaikan dan tidak peduli dengan kehidupan yatim, kita telah mendustakan agama. Jika kita masa bodoh dengan kemelaratan kaum papa, kita juga telah mendustakan agama. Kalau kemiskinan tidak teratasi setelah sekian puluh tahun republik ini berdiri, siapakah di antara kita yang bertanggung jawab dan bersiap memikul derajat pendusta agama?
Rasa-rasanya, ibadah kurban yang datang kembali tahun ini perlu kita sikapi dengan mengnyinergikan kemakmuran ibadah ritual dengan ibadah sosial. Tanpa ini, rasanya konstruksi keimanan kita bakal menjadi partaruhan paling berat, kelak di hadapan Pengadilan Allah. Di hadapan Ahkamul Haakimiin, Allah akan memutuskan derajat seperti apa yang pantas bagi kita yang mengabaikan sikap berkurban dan mengabaikan ajaran ketulusan dalam menerima perintah-Nya.
Rasa-rasanya, kita hanya akan mengandalkan rahmat-Nya yang memenuhi segala sesuatu karena amal kita, kelak tak akan berdaya menyelamatkan kita dari sergapan kemurkaan-Nya. Maka, setelah terjadinya keselarasan antara ibadah ritual dengan ibadah sosial, kita tinggal berharap semoga semuanya berjalan sesuai dengan kehendak-Nya yang Maha Pemurah dan Maha Pengasih. Semoga kita termasuk golongan yang gemar berkurban untuk semua. Wallaahu a'lamu bishshawaab.
hatiku...... my Heart ( poetry )
oleh Yuli Susanti
Tapi percayalah aku tak pernah sekalipun belajar untuk menyia-nyiakan cinta
Meski aku tau tak jua pernah terucap kasih di dirimu….untukku
Meski ingin sekali aku meminta cinta di hatimu untukku
Hanya kukatakan cinta, hanya kuberikan sayang…..semua ku lakukan penuh rela
Hingga saat kau melupakanku……
Juga akan tetap ada cinta meski segala tentangmu kini tak lagi aku
Tak pernah ingin memaksa, meski aku yakin hati kecilmu tahu bahwa aku mengharapkanmu
Meski mungkin tak akan pernah ada lagi aku kamu…….
Hanya mencoba bermimpi kau akan selalu merindukan aku
Sejujurnya….aku sudah tak mampu lagi merindukanmu sebesar dulu
Dan akupun tak lagi yakin apakah rasa ini adalah sebentuk cinta yang agung, tulus dan suci
Terkadang terselip tanya di hatiku “begitu mudahkan hapuskan diriku dari kehidupanmu…?”
Ku coba tuk menunggu…….buktikan takdir dan inginku
Namun saat aku menunggu tak kuasa logika atas semua rasa dan inginku
Meski aku sering menangis dan berbisik lirih “jangan kau pergi…….”
Aku hanya takut aku butuh waktu 1 menit lebih lama untuk menunggumu
Walau beribu puisi takkan mampu menggambarkannya untukmu
Seperti apa aku merindukanmu, menyayangimu……bahkan membutuhkanmu
Namun akan selalu ku tulis beribu puisi untukmu
Meski tak bisa menggantikan keberadaanku dalam setiap kerinduanmu
Semoga mampu sadarkanmu bahwa akan selalu ada kamu di hatiku
Meski mungkin kelak aku tak bisa lagi memelukmu……
Kau akan selalu ingat betapa erat aku pernah memelukmu
Bila kau memang tak bahagia denganku…..aku rela melepaskanmu untuk melihatmu bahagia
Percayalah…….
Cinta di hatiku tak pernah pergi, mungkin dia hanya akan berubah rasa tak lagi seperti dulu
Bila ternyata 1 menit itu tak pernah datang…….
Aku rela….meski telah kuhabiskan lebih dari 1000 hari menemanimu
Dalam sedih, bahagia, sakit, tertawa dan menangis
Aku ingin kau bahagia……
Aku hanya ingin berkata….bila waktu itu tiba jangan pernah suatu hari nanti kau akan menyesali keputusan yang telah kau buat ini
Karena waktu tak akan pernah kembali pada kita……begitu juga hatiku
Meski cinta itu tak akan pernah pergi, namun aku rasa dia tak akan pernah kembali seperti dulu
Semua tak akan pernah lagi sama…….
Meski dalam hatiku masih berharap hatimu masih tetap jadi milikku
Hanya milikku…..tak pernah kan terbagi, namun bila itu maumu…..ku hanya bisa bermimpi
Ku coba tuk tak lagi menangis, meski luka yang kau torehkan akan selalu terasa sakit di hatiku
Ku coba tuk selalu tersenyum, meski pengkhianatanmu terasa tak berkesudahan
Penantiankupun terasa sia – sia……..
Harapan yang ku tanamkan terasa tak pantas lagi untuk jadi harapan
Meski cintaku tak pernah pergi, namun ternyata cintaku tak pernah cukup untukmu
Kini di hatimu telah ada sosok lain yang mungkin kau harapkan kan menggantikan aku
U know……..i can’t accept that
Meski seperti itu, aku bahagia pernah memilikimu, mencintaimu, memelukmu, mencumbumu……
Dalam hari hari penantianku yang panjang
Meski ternyata dekapan cintaku tak pernah berarti buatmu
Ku coba tuk meyakini bahwa semua adalah bagian dari proses pendewasaan diriku
Untuk menjadi manusia yang lebih baik
posted at lumajang, march 14th, 2009
Tapi percayalah aku tak pernah sekalipun belajar untuk menyia-nyiakan cinta
Meski aku tau tak jua pernah terucap kasih di dirimu….untukku
Meski ingin sekali aku meminta cinta di hatimu untukku
Hanya kukatakan cinta, hanya kuberikan sayang…..semua ku lakukan penuh rela
Hingga saat kau melupakanku……
Juga akan tetap ada cinta meski segala tentangmu kini tak lagi aku
Tak pernah ingin memaksa, meski aku yakin hati kecilmu tahu bahwa aku mengharapkanmu
Meski mungkin tak akan pernah ada lagi aku kamu…….
Hanya mencoba bermimpi kau akan selalu merindukan aku
Sejujurnya….aku sudah tak mampu lagi merindukanmu sebesar dulu
Dan akupun tak lagi yakin apakah rasa ini adalah sebentuk cinta yang agung, tulus dan suci
Terkadang terselip tanya di hatiku “begitu mudahkan hapuskan diriku dari kehidupanmu…?”
Ku coba tuk menunggu…….buktikan takdir dan inginku
Namun saat aku menunggu tak kuasa logika atas semua rasa dan inginku
Meski aku sering menangis dan berbisik lirih “jangan kau pergi…….”
Aku hanya takut aku butuh waktu 1 menit lebih lama untuk menunggumu
Walau beribu puisi takkan mampu menggambarkannya untukmu
Seperti apa aku merindukanmu, menyayangimu……bahkan membutuhkanmu
Namun akan selalu ku tulis beribu puisi untukmu
Meski tak bisa menggantikan keberadaanku dalam setiap kerinduanmu
Semoga mampu sadarkanmu bahwa akan selalu ada kamu di hatiku
Meski mungkin kelak aku tak bisa lagi memelukmu……
Kau akan selalu ingat betapa erat aku pernah memelukmu
Bila kau memang tak bahagia denganku…..aku rela melepaskanmu untuk melihatmu bahagia
Percayalah…….
Cinta di hatiku tak pernah pergi, mungkin dia hanya akan berubah rasa tak lagi seperti dulu
Bila ternyata 1 menit itu tak pernah datang…….
Aku rela….meski telah kuhabiskan lebih dari 1000 hari menemanimu
Dalam sedih, bahagia, sakit, tertawa dan menangis
Aku ingin kau bahagia……
Aku hanya ingin berkata….bila waktu itu tiba jangan pernah suatu hari nanti kau akan menyesali keputusan yang telah kau buat ini
Karena waktu tak akan pernah kembali pada kita……begitu juga hatiku
Meski cinta itu tak akan pernah pergi, namun aku rasa dia tak akan pernah kembali seperti dulu
Semua tak akan pernah lagi sama…….
Meski dalam hatiku masih berharap hatimu masih tetap jadi milikku
Hanya milikku…..tak pernah kan terbagi, namun bila itu maumu…..ku hanya bisa bermimpi
Ku coba tuk tak lagi menangis, meski luka yang kau torehkan akan selalu terasa sakit di hatiku
Ku coba tuk selalu tersenyum, meski pengkhianatanmu terasa tak berkesudahan
Penantiankupun terasa sia – sia……..
Harapan yang ku tanamkan terasa tak pantas lagi untuk jadi harapan
Meski cintaku tak pernah pergi, namun ternyata cintaku tak pernah cukup untukmu
Kini di hatimu telah ada sosok lain yang mungkin kau harapkan kan menggantikan aku
U know……..i can’t accept that
Meski seperti itu, aku bahagia pernah memilikimu, mencintaimu, memelukmu, mencumbumu……
Dalam hari hari penantianku yang panjang
Meski ternyata dekapan cintaku tak pernah berarti buatmu
Ku coba tuk meyakini bahwa semua adalah bagian dari proses pendewasaan diriku
Untuk menjadi manusia yang lebih baik
posted at lumajang, march 14th, 2009
Cuma buat MAMA ( Poetry )
oleh Icha Silsa Nabila Kurniawani
"saat malam hatimu mencari,
dalam lelahmu memikirkanku..
namun aku yang ada disini
hanya terdiam dan membayangkan..
SEANDAINYA.. ku dapat menemanimu malam ini, hilangkan SEPI..
seharusnya ku ada disisimu dan ku terjaga hingga kau terlelap mimpi..
dan kuharap kan slalu ada warna indahmu tanpa hadirku
percayalah, akupun menunggu..
hingga nanti kan BERTEMU LAGI.."
"saat malam hatimu mencari,
dalam lelahmu memikirkanku..
namun aku yang ada disini
hanya terdiam dan membayangkan..
SEANDAINYA.. ku dapat menemanimu malam ini, hilangkan SEPI..
seharusnya ku ada disisimu dan ku terjaga hingga kau terlelap mimpi..
dan kuharap kan slalu ada warna indahmu tanpa hadirku
percayalah, akupun menunggu..
hingga nanti kan BERTEMU LAGI.."
CiNTa Pd PaNdaNgaN PeRTaMa ( Poetry )
Oleh Endah Puspita Sari
Saat Jumpa Pertama dgn'a aq bgtu bhgia n gembira prasaan apkh yg qu rasa, apkh ini "CINTA pd PANDANGAN PERTAMA".
Senyuman'a bgtu menawan tak lelah qu memandang wjh'a, rs'a dy sngt menyenangkn, qu ingin brcnda ria brsama'a.
Di saat dy tak ad dsna qu mrsa sepi n sendiri, tak qu izinkn dy menyapa mesqi hny lewat mimpi.
Que kan slalu menanti'a utk hdr dlm hr2 bhgia qu, menghapus sgala duka n lara.
INGIN RASA'A SEGERA BRJUMPA DGN MU.
Saat Jumpa Pertama dgn'a aq bgtu bhgia n gembira prasaan apkh yg qu rasa, apkh ini "CINTA pd PANDANGAN PERTAMA".
Senyuman'a bgtu menawan tak lelah qu memandang wjh'a, rs'a dy sngt menyenangkn, qu ingin brcnda ria brsama'a.
Di saat dy tak ad dsna qu mrsa sepi n sendiri, tak qu izinkn dy menyapa mesqi hny lewat mimpi.
Que kan slalu menanti'a utk hdr dlm hr2 bhgia qu, menghapus sgala duka n lara.
INGIN RASA'A SEGERA BRJUMPA DGN MU.
Dari lubuk hati yg paling dalam... ( poetry )
oleh Endah Puspita Sari
aat pertama x qu jumpa dgn mu. Hati qu langsung jatuh cinta pd mu.
Engkau bagaikn pangeran yg di utus Sang Illahi ke dunia. Utk menjadi tambatan ht qu n taukah Engkau sejak khdrn mu dlm hdp qu, ingin rs'a qu slalu dekat dgn mu.
Stiap pagi, siang, malam, kau slalu ad dlm benak qu, karna qu slalu memikirkan mu. Dan kini qu tau hrs bagaimana, lwt sebait puisikah ato lwt dtg lgsg ke org'a.
Oh.....
Cowok impian qu izinkanlah qu mengisi satu ruang di hati mu, karna qu begitu MENCINTAI MU.
aat pertama x qu jumpa dgn mu. Hati qu langsung jatuh cinta pd mu.
Engkau bagaikn pangeran yg di utus Sang Illahi ke dunia. Utk menjadi tambatan ht qu n taukah Engkau sejak khdrn mu dlm hdp qu, ingin rs'a qu slalu dekat dgn mu.
Stiap pagi, siang, malam, kau slalu ad dlm benak qu, karna qu slalu memikirkan mu. Dan kini qu tau hrs bagaimana, lwt sebait puisikah ato lwt dtg lgsg ke org'a.
Oh.....
Cowok impian qu izinkanlah qu mengisi satu ruang di hati mu, karna qu begitu MENCINTAI MU.
buat kalian" yang terukir indah di hidupku.. ( Poetry )
oleh Marcella Theodora Kawaii
maAfkan driKu buat smuwanyaa..
mungKin mmaNk akk yang saLahh,,
trLalu bOdoh unTuk mNcoBa mErusak kEindahan yg tLah kita rangkai ini..
banTu aKk tUk mLupakan sMuanya,,
mEnghaPus sEmuanYa,,
mEski taK ada yang jelas untukku,,
mEski sMuanya tEtap teRselubung,,
mEski taK ada yang mEnyatakan kEbenaranny,,....
qita mulai dari awaL lagi,,
aKk tau, ,
tanPa kalian, sahaBat"ku,,
aKk bukand siaPa".....
maAfkan driKu buat smuwanyaa..
mungKin mmaNk akk yang saLahh,,
trLalu bOdoh unTuk mNcoBa mErusak kEindahan yg tLah kita rangkai ini..
banTu aKk tUk mLupakan sMuanya,,
mEnghaPus sEmuanYa,,
mEski taK ada yang jelas untukku,,
mEski sMuanya tEtap teRselubung,,
mEski taK ada yang mEnyatakan kEbenaranny,,....
qita mulai dari awaL lagi,,
aKk tau, ,
tanPa kalian, sahaBat"ku,,
aKk bukand siaPa".....
You ( puisi )
Oleh Dessy Loviey Eprillo'ss
You did it again
yu did hurt my heart
i dont kn0w how many times
idont know what to say
you've made me so desperately in lov
now you let me down
you said you'd never lie again
you said this time would be so right
.
. You turn my whole life so blue
drowning me so deep
i just cant reach my selft
You did it again
yu did hurt my heart
i dont kn0w how many times
idont know what to say
you've made me so desperately in lov
now you let me down
you said you'd never lie again
you said this time would be so right
.
. You turn my whole life so blue
drowning me so deep
i just cant reach my selft
Cinta yg tersembnyi ( Poetry )
Oleh Dessy Loviey
Knpa kt menutup mata ktika kt tdr?Ktika qt mnangs?
Ktika qt membayangkn?
Ini kn hal trindah ddunia tdk terliha
ktika qt mnemukan ssorg yg keunikanny sjlan dgn qt,qt brgabung dngnny dn jatuh ke dlm swt keanehan srupa yg dinamakn CINTA
ad hal2 yg tdk ingn qt lepaskan
ssorg yg tdk ingn qt tinggalkan
tp mlepaskan bkn akhr dr dunia melainkan awal sutu khidupan baru,kbahagiaan ad untk mrk yg menangs,mrk yg trsakiti,mrk yg tlah mencari dn mrk yg tlah mncoba
krn mrekalah yg bs menghargai btapa pentingnya org yg tlah menyenth khidupan mrk
Rapuh! ( Poetry )
Oleh Dessy Loviey
, , sepi hati gue! Knp semua trjdi pd gue!
.
. Gue yg tersakiti, blm cukup puas mereka mnyakiti!!
.
. Dsini cuman bs terdiam tanpa kata,hanya air mata menetes tak kunjung henti!
.
.smua keterpurukan gue,udah gue tlis dlm ht terdalam!
. .
. Walau tak ad lg senyum palsu,tp dc mci mrasa sepi!
Dtengah kramaian.tetap saja g mrasa bhagia!
.
.ap yg terjadi?knp dht gue masi menyimpan ksakitan it!
. Yg seharusnya gue lupain,gue jauhin!
Tp smua it g mampu bwad gu berdiri tegak lagi!
.
. Kehebatan gue cukup sampai dsni, gu pkir gu mampu berdiri tegap tanpamu,gu pkir ada pgi yg indah stlh gu khilangan lo!
Tapi semua jauh dari kenyataanny! Yg ad skrg hanya gelap dht gue!
.
.
, , sepi hati gue! Knp semua trjdi pd gue!
.
. Gue yg tersakiti, blm cukup puas mereka mnyakiti!!
.
. Dsini cuman bs terdiam tanpa kata,hanya air mata menetes tak kunjung henti!
.
.smua keterpurukan gue,udah gue tlis dlm ht terdalam!
. .
. Walau tak ad lg senyum palsu,tp dc mci mrasa sepi!
Dtengah kramaian.tetap saja g mrasa bhagia!
.
.ap yg terjadi?knp dht gue masi menyimpan ksakitan it!
. Yg seharusnya gue lupain,gue jauhin!
Tp smua it g mampu bwad gu berdiri tegak lagi!
.
. Kehebatan gue cukup sampai dsni, gu pkir gu mampu berdiri tegap tanpamu,gu pkir ada pgi yg indah stlh gu khilangan lo!
Tapi semua jauh dari kenyataanny! Yg ad skrg hanya gelap dht gue!
.
.
Mencari tahu apa itu cinta,..
Oleh ceria Teraya
Trlalu rumit untUk d sederhanakan
terlalu indah untUk d ucApkan
terLaLu manis unTuk d rasAkan...
Egois,dahsyat,melankolis,kuat,lembut,tak terlihat,penuh haru biru, padat makna, dan antagonis..
Itulah cinta...
Jika cinta adalah gagasan tentang bagaimana menciptakan kehidupan yg lebih baik, dan tindakan utamanya adalah memberi untUk menumbuhkan, maka kekuatan pesona utama seorang pecinta adalah aura kehidupan yg memancar dari dalam dirinya...
Trlalu rumit untUk d sederhanakan
terlalu indah untUk d ucApkan
terLaLu manis unTuk d rasAkan...
Egois,dahsyat,melankolis,k
Itulah cinta...
Jika cinta adalah gagasan tentang bagaimana menciptakan kehidupan yg lebih baik, dan tindakan utamanya adalah memberi untUk menumbuhkan, maka kekuatan pesona utama seorang pecinta adalah aura kehidupan yg memancar dari dalam dirinya...
coretan disaad hujan! ( poetry )
oleh Dessy Loviey Eprillo'ss
Apabila cnt tdk brtmu bebaskan drimu! Biarkan ke alam bebas lagi
kw mungkkin menyadari,bhwa km menemukn cnt dn khilanganny,tp ktika cnt it mati km td plu mati brsma cnt it
org yg bhagia bknlh mrk yg slalu mndapatkan k inginan mlainkan mrk yg ttap bangkit ktika mrk jatuh,entah bgaimana dlm khidupan!
.
.teman sjati,mengrti ktika km brkata"ak lupa"
menunggu slmany ktka km brkata "tunggu sbentar"
tetap tinggal ktika km brkata"tinggalkan ak sndri-
membuka pintu meski blm mengeteuk dn blm brkata"bolehkah saya masuk"?
Mencintai jg bukanlh bgaimana km mlupakan dy bila ia brbuat ksalahan,mlainkan bgaimana km memafkan!
Bukanlah bgaimana km mendengar,mlaink bgaimana km mengrti
bukanlh ap yg km lhat,mlainkan ap yg km rasa!
Bukan jg bgaimana km mlepaskan tetapi bgaimana km bertahan
.
Apabila cnt tdk brtmu bebaskan drimu! Biarkan ke alam bebas lagi
kw mungkkin menyadari,bhwa km menemukn cnt dn khilanganny,tp ktika cnt it mati km td plu mati brsma cnt it
org yg bhagia bknlh mrk yg slalu mndapatkan k inginan mlainkan mrk yg ttap bangkit ktika mrk jatuh,entah bgaimana dlm khidupan!
.
.teman sjati,mengrti ktika km brkata"ak lupa"
menunggu slmany ktka km brkata "tunggu sbentar"
tetap tinggal ktika km brkata"tinggalkan ak sndri-
membuka pintu meski blm mengeteuk dn blm brkata"bolehkah saya masuk"?
Mencintai jg bukanlh bgaimana km mlupakan dy bila ia brbuat ksalahan,mlainkan bgaimana km memafkan!
Bukanlah bgaimana km mendengar,mlaink bgaimana km mengrti
bukanlh ap yg km lhat,mlainkan ap yg km rasa!
Bukan jg bgaimana km mlepaskan tetapi bgaimana km bertahan
.
Semakin Hari Semakin njlimet
Semakin tua,. Persoalan hidup smakin kompleks...
Smakin njlimet pula, n smakin sulit d mengerti tp smakin besar makna yg tersirat d dalamnya...
Untuk menghadapinya , d butuhkan keseriusan brpikir... Gk sembarangan statement bs d gunakan snjata... Tp ketika jawaban telah d temukan,disitulah akan terasa,.inikah rahasia Tuhan...
Tiada kuasa apapun,. N pastinya,.gk akan merugi org2 yg sabar.. Buah kepedihan adalah kebahagiaan..
Percayalah itu...
Oleh ceria teraya
Smakin njlimet pula, n smakin sulit d mengerti tp smakin besar makna yg tersirat d dalamnya...
Untuk menghadapinya , d butuhkan keseriusan brpikir... Gk sembarangan statement bs d gunakan snjata... Tp ketika jawaban telah d temukan,disitulah akan terasa,.inikah rahasia Tuhan...
Tiada kuasa apapun,. N pastinya,.gk akan merugi org2 yg sabar.. Buah kepedihan adalah kebahagiaan..
Percayalah itu...
Oleh ceria teraya
Lembar Dan Waktu Bagikan ( Poetry )
Jika lembar demi lembar buku dlm hdp mu sudh trbuka..Adakh ksmpatan utk ku..?!
Jika hari demi hari wktu dhidup mu msii trLuang..Adakh ksemptan utk ku..?!
Ingn ku ukir namaku dLmbar hdup mu,jadikn ak lembaran bru dHidupmu..
Ingn ku temani dRimu dwaktu LUang mu,jadikn ak tman spanjg hdp mu..
Jika lembar it a-d buAtku,dan wktu it teRsisa utk ku..Adakh ksmptan utk ku..?!
Utk brbagi suka duka dg mu,hbiskn lmbar dn wktu brsma mu tnpa hrz mengundr wkt..
Oleh Ina RZ
Jika hari demi hari wktu dhidup mu msii trLuang..Adakh ksemptan utk ku..?!
Ingn ku ukir namaku dLmbar hdup mu,jadikn ak lembaran bru dHidupmu..
Ingn ku temani dRimu dwaktu LUang mu,jadikn ak tman spanjg hdp mu..
Jika lembar it a-d buAtku,dan wktu it teRsisa utk ku..Adakh ksmptan utk ku..?!
Utk brbagi suka duka dg mu,hbiskn lmbar dn wktu brsma mu tnpa hrz mengundr wkt..
Oleh Ina RZ
Matakuliah yg paling rumit adalah tentang kehidupan
oleh Ceria Taraya
Aku,.
Siapa aku,.
Dan tk mengerti seperti apa aku.,
kemana alur hidupku
seperti apa aku nantinya..,
gak bs mengeluarkan pa yg mmbuat sesak d dada..,
mnikmati smuax dlm ksndirian,..
Kmana q harus pergi..
Bkn kRn tiNggi hati
tp q tk in9in mmbAgi ne smua dg yg laen,.
N mgkn ni tkdir yg hrs q tRima..
Apakah arti hdp ni??
Kapan kan brakhr??
Selain engkau Tuhan,siapakah yg mampu mNgerti
yg skirany tdk akan larut dlm kpdihan ini..
Kebingungan yg tiada ujung,,
Hanya dg coretan yg tiada arti,smuax sudah ckup mmbuat lega d hati..
Tp
semua pastinya membutuhkan sebuah jawaban..
Aku,.
Siapa aku,.
Dan tk mengerti seperti apa aku.,
kemana alur hidupku
seperti apa aku nantinya..,
gak bs mengeluarkan pa yg mmbuat sesak d dada..,
mnikmati smuax dlm ksndirian,..
Kmana q harus pergi..
Bkn kRn tiNggi hati
tp q tk in9in mmbAgi ne smua dg yg laen,.
N mgkn ni tkdir yg hrs q tRima..
Apakah arti hdp ni??
Kapan kan brakhr??
Selain engkau Tuhan,siapakah yg mampu mNgerti
yg skirany tdk akan larut dlm kpdihan ini..
Kebingungan yg tiada ujung,,
Hanya dg coretan yg tiada arti,smuax sudah ckup mmbuat lega d hati..
Tp
semua pastinya membutuhkan sebuah jawaban..
Vkrid wRote ( Puisi )
oleh Ina Rz
Ak sndri..
Pd sypkh hrz brbagi..?!
Pd sepi...??
Akhh..Tag pny nyaLi..
Pd angin yg brheMbus...??
Tp dia ttp membisu..
Pd buLan yg brSeri...??
Akhh..Dia hNy bisa tRsnyum keaRahku..
Lalu pd sypkah kn ku Curahkn isi htiku...??
Pd org...??
Akhh..Ak ga prcy krn mrk bkn tmn ataupn shbat..!!
Lalu pd sypkh ku curhkn hti yg gunduh...Aaakhhh....
Smpah seraph sRing ku dgr dri org yg ku aggp tmn
snyum mencibir sring ku lht dr org yg ku qr shbt
kawand..Dmnkh bs ku dptkn??Kini ak sndri,tapi tag kesepian.Menanti seorg tmn yg sulit tuk ak dptkn.Sendirian menikmati perjalanan..
Ak sndri..
Pd sypkh hrz brbagi..?!
Pd sepi...??
Akhh..Tag pny nyaLi..
Pd angin yg brheMbus...??
Tp dia ttp membisu..
Pd buLan yg brSeri...??
Akhh..Dia hNy bisa tRsnyum keaRahku..
Lalu pd sypkah kn ku Curahkn isi htiku...??
Pd org...??
Akhh..Ak ga prcy krn mrk bkn tmn ataupn shbat..!!
Lalu pd sypkh ku curhkn hti yg gunduh...Aaakhhh....
Smpah seraph sRing ku dgr dri org yg ku aggp tmn
snyum mencibir sring ku lht dr org yg ku qr shbt
kawand..Dmnkh bs ku dptkn??Kini ak sndri,tapi tag kesepian.Menanti seorg tmn yg sulit tuk ak dptkn.Sendirian menikmati perjalanan..
Renungan : Tiada seorangpun yang dapat kembali. ( Must Read )
Tiada seorangpun yang bias KEMBALI… dan mulai baru DARI AWAL lagi. Namun demikian, setiap orang mampu dan dapat memulai sesuatu SAAT ini dan melakukan suatu AKHIR yang baru. Tuhan tidak pernah menjanjikan hari-hari kita berlalu TANPA sakit, tertawa TANPA kesedihan, matahari TANPA hujan dan siang TANPA malam, tetapi yang pasti, Dia menjanjikan kita KEKUATAN untuk melalui kehidupan kita hari ini, KEBAHAGIAAN untuk air mata dan TERANG dalam perjalanan hidup ini…
KEKECEWAAN dalam hidup kita yang kita alami seumpama “polisi tidur” saja, ini akan memperlambat sedikit saja perjalanan kita, tetapi kamu selanjutnya akan menikmati perjalanan berikutnya di atas jalan yang lebih rata… oleh karena itu, kamu janganlah tinggal terlalu lama saat kamu berada di “polisi tidur”. BERJALANLAH terus, MAJULAH terus… ketika kamu kecewa karena TIDAK memperoleh apa yang kamu kehendaki, terimalah… senyumlah dan BERGEMBIRALAH selalu… karena TUHAN sedang memikirkan sesuatu yang LEBIH baik, lebih INDAH untukmu… saat terjadi sesuatu pada dirimu, apakah itu BAIK atau BURUK, UNTUNG atau MALANG, pertimbangkan dan renungkan itu semua… karena PASTI ada sesuatu maksud untuk setiap kejadian dalam kehidupanmu yang mengajarimu bagaimana lebih seringkali tertawa atau tidak terlalu keras untuk menangis…
KAMU tidak dapat MEMAKSA seseorang untuk mencintaimu… apa yang dapat kamu perbuat hanyalah MEMBIARKAN DIRImu untuk DICINTAI seseorang dan selebihnya biarlah ada pada orang lain untuk menilai dirimu. Ukuran cinta adalah saat kamu mencintai TANPA batas….. karena dalam kehidupan nyata, JARANG akan kamu temui seseorang yang kamu CINTAI dan orang itupun MENCINTAI kamu juga…
Jadi sekali kamu memperoleh cinta, JANGAN lepaskan…. Sebab ada kemungkinan cinta itu TIDAK datang kembali. LEBIH BAIK kehilangan harga diri kepada orang yang MENCINTAI kamu daripada KEHILANGAN orang yang kamu CINTAI karena harga dirimu. Kita terlalu membuang-buang waktu untuk mencari-cari orang yang SESUAI untuk dicintai atau melihat KESALAHAN-kesalahan pada orang yang telah kita cintai, daripada malah seharusnya kita menyempurnakan cinta yang kita berikan. Jadi, jika kamu sungguh-sungguh senang/ mencintai seseorang, JANGANLAH kamu mencari-cari kekurangan-kekurangannya dan kamu JANGAN mencari-cari alasan, kamu JANGAN pula mencari-cari kesalahan-kesalahannya.
Apa yang perlu kamu lakukan, kamu ATASI kesalahan-kesalahan itu, kamu TERIMA kekurangan-kekurangannya itu dan JANGAN kamu hiraukan alasan-alasan itu…
Oleh Dewi Ermi
KEKECEWAAN dalam hidup kita yang kita alami seumpama “polisi tidur” saja, ini akan memperlambat sedikit saja perjalanan kita, tetapi kamu selanjutnya akan menikmati perjalanan berikutnya di atas jalan yang lebih rata… oleh karena itu, kamu janganlah tinggal terlalu lama saat kamu berada di “polisi tidur”. BERJALANLAH terus, MAJULAH terus… ketika kamu kecewa karena TIDAK memperoleh apa yang kamu kehendaki, terimalah… senyumlah dan BERGEMBIRALAH selalu… karena TUHAN sedang memikirkan sesuatu yang LEBIH baik, lebih INDAH untukmu… saat terjadi sesuatu pada dirimu, apakah itu BAIK atau BURUK, UNTUNG atau MALANG, pertimbangkan dan renungkan itu semua… karena PASTI ada sesuatu maksud untuk setiap kejadian dalam kehidupanmu yang mengajarimu bagaimana lebih seringkali tertawa atau tidak terlalu keras untuk menangis…
KAMU tidak dapat MEMAKSA seseorang untuk mencintaimu… apa yang dapat kamu perbuat hanyalah MEMBIARKAN DIRImu untuk DICINTAI seseorang dan selebihnya biarlah ada pada orang lain untuk menilai dirimu. Ukuran cinta adalah saat kamu mencintai TANPA batas….. karena dalam kehidupan nyata, JARANG akan kamu temui seseorang yang kamu CINTAI dan orang itupun MENCINTAI kamu juga…
Jadi sekali kamu memperoleh cinta, JANGAN lepaskan…. Sebab ada kemungkinan cinta itu TIDAK datang kembali. LEBIH BAIK kehilangan harga diri kepada orang yang MENCINTAI kamu daripada KEHILANGAN orang yang kamu CINTAI karena harga dirimu. Kita terlalu membuang-buang waktu untuk mencari-cari orang yang SESUAI untuk dicintai atau melihat KESALAHAN-kesalahan pada orang yang telah kita cintai, daripada malah seharusnya kita menyempurnakan cinta yang kita berikan. Jadi, jika kamu sungguh-sungguh senang/ mencintai seseorang, JANGANLAH kamu mencari-cari kekurangan-kekurangannya dan kamu JANGAN mencari-cari alasan, kamu JANGAN pula mencari-cari kesalahan-kesalahannya.
Apa yang perlu kamu lakukan, kamu ATASI kesalahan-kesalahan itu, kamu TERIMA kekurangan-kekurangannya itu dan JANGAN kamu hiraukan alasan-alasan itu…
Oleh Dewi Ermi
I dunn0 what t0 say.. ( Poetry )
oleh Arinda Anantu
Baby B..
I didn' kn0w wh0 r u..
I didn' kn0w where d0 u c0me fr0m..
even I didn' kn0w what is the purp0se 0f ur c0ming..
I didn' kn0w what t0 say..
but I kn0w..
I L0VE U's best explain h0w I feel f0r u..
thanks baby..
u've changed my live..
f0r filling my heart with laughter..
even th0ugh tr0uble c0mes s0metimes..
I believe that we can tr0ugh it t0gether..
c0mf0rt each 0ther..
0ur feeling..
will be last..
F0REVER..
Baby B..
I didn' kn0w wh0 r u..
I didn' kn0w where d0 u c0me fr0m..
even I didn' kn0w what is the purp0se 0f ur c0ming..
I didn' kn0w what t0 say..
but I kn0w..
I L0VE U's best explain h0w I feel f0r u..
thanks baby..
u've changed my live..
f0r filling my heart with laughter..
even th0ugh tr0uble c0mes s0metimes..
I believe that we can tr0ugh it t0gether..
c0mf0rt each 0ther..
0ur feeling..
will be last..
F0REVER..
Spit-torrent
I'm sick of watching the market strip art like a vulture
and I'm sick of watching the law play kiss-chase with culture
We wanna open our minds, our hearts and our playlists
and you inane shits have the balls to go say this
is going to lead to social apocalypse?
Knock it off with this.
You fucking lawyers are overpaid and inoperative.
You role in the world is solely to render it fairer
and yet you wanna crack down on the sender and sharer?
with threats of lawsuits and mandatory terms in
cells too full of tokers to hold all the vermin
that actually commit crimes that have a real victim.
This system's resistance to a change of it's existence
is making it certain
that the next time I approach the bar, I'll be driving a Sherman.
Oleh Lauri Love
and I'm sick of watching the law play kiss-chase with culture
We wanna open our minds, our hearts and our playlists
and you inane shits have the balls to go say this
is going to lead to social apocalypse?
Knock it off with this.
You fucking lawyers are overpaid and inoperative.
You role in the world is solely to render it fairer
and yet you wanna crack down on the sender and sharer?
with threats of lawsuits and mandatory terms in
cells too full of tokers to hold all the vermin
that actually commit crimes that have a real victim.
This system's resistance to a change of it's existence
is making it certain
that the next time I approach the bar, I'll be driving a Sherman.
Oleh Lauri Love
Insomnirhymes ( Poetry )
i'm peripatetic
i need litres of anaesthetic,
can't stop pacing the room,
and i'm spitting shit just to forget it.
mind's racing and soon
if i don't settle these sentences into a beat
i be sent to a cell before descending to sleep.
my thoughts are a fortress of force
and i'm flawless in four-four time,
not to mention my feet are designed
to stomp sixteen different kinds of defeat in your face,
so be seated and stay silent
my rhymes are licensed to remain violent
and spray lines of leaden lyrics
that deaden critics
quicker than space pilots
and i'm sick and my face's violet
with violence and rage, i'm filing this guage
to remove the serial
so know i'm-a get you like capone got venerial.
Oleh Lauri Love
i need litres of anaesthetic,
can't stop pacing the room,
and i'm spitting shit just to forget it.
mind's racing and soon
if i don't settle these sentences into a beat
i be sent to a cell before descending to sleep.
my thoughts are a fortress of force
and i'm flawless in four-four time,
not to mention my feet are designed
to stomp sixteen different kinds of defeat in your face,
so be seated and stay silent
my rhymes are licensed to remain violent
and spray lines of leaden lyrics
that deaden critics
quicker than space pilots
and i'm sick and my face's violet
with violence and rage, i'm filing this guage
to remove the serial
so know i'm-a get you like capone got venerial.
Oleh Lauri Love
untitled ( Poetry )
oleh Lauri Love
Through noble folly I once saw
beneath the fetid scab of laws
some substance in the saps
that gave me pause
and ventured cause perhaps
to raise my foil
and court the treachery of love
vested in island soil
and scratchings made in maps.
Through noble folly I once saw
beneath the fetid scab of laws
some substance in the saps
that gave me pause
and ventured cause perhaps
to raise my foil
and court the treachery of love
vested in island soil
and scratchings made in maps.
Ini kah janjimu ( poetry )
oleh Della Sari Novita Ag
Memang manusia selalu punya rasa belum puas. .
Tapi apa yang kamu lakukan ke aku udah lebih. .
Makasih juga kamu udah berusaha buat aku. .
Meskipun ada hal yang nda sesuai dengan hati mu. .
Juga perngorbanan mu. . Nda akan bisa aku lupa. .
Jujur dari hati yang paling dalam. .
Aku bangga. . Aku seneng. . Aku beruntung. . Bisa memiliki kamu. .
Karena hal ini aku punya tekat nda akan nyia-nyiain semua. .
Termasuk kamu. .
Aku ga bakalan pernah bahkan ga bakalan bisa nyakitin kamu. .
Karena aku udah sayang banget, cinta sama kamu. .
Klo smpai aku nyakitin kamu. .
Aku adalah orang bodoh dan nda pernah bisa bersyukur. .
Kamu sudah jadi bagian dari jiwa ku. .
Tidak ada kamu, tidak ada semuanya. .
Kamu kan tau aku orang nya nda tegaan sama cewek. .
Apalagi kamu orang yang paling aku cintai. .
Pasti aku lakukan yang terbaik buat kamu. .
( ap artinya smua it . wktu ak tau trnyata km mnepi dn mnghilang dr hidup ku , )
Memang manusia selalu punya rasa belum puas. .
Tapi apa yang kamu lakukan ke aku udah lebih. .
Makasih juga kamu udah berusaha buat aku. .
Meskipun ada hal yang nda sesuai dengan hati mu. .
Juga perngorbanan mu. . Nda akan bisa aku lupa. .
Jujur dari hati yang paling dalam. .
Aku bangga. . Aku seneng. . Aku beruntung. . Bisa memiliki kamu. .
Karena hal ini aku punya tekat nda akan nyia-nyiain semua. .
Termasuk kamu. .
Aku ga bakalan pernah bahkan ga bakalan bisa nyakitin kamu. .
Karena aku udah sayang banget, cinta sama kamu. .
Klo smpai aku nyakitin kamu. .
Aku adalah orang bodoh dan nda pernah bisa bersyukur. .
Kamu sudah jadi bagian dari jiwa ku. .
Tidak ada kamu, tidak ada semuanya. .
Kamu kan tau aku orang nya nda tegaan sama cewek. .
Apalagi kamu orang yang paling aku cintai. .
Pasti aku lakukan yang terbaik buat kamu. .
( ap artinya smua it . wktu ak tau trnyata km mnepi dn mnghilang dr hidup ku , )
/lav/ Cinta ( Poetry )
oleh Nilna Abyda
Tumbuh krn kepercayaan
Bertahan demi kesetiaan
Berbagi demi kesempurnaan
Bersatu untuk keabadian
Is that love? Hmm.. :)
Tumbuh krn kepercayaan
Bertahan demi kesetiaan
Berbagi demi kesempurnaan
Bersatu untuk keabadian
Is that love? Hmm.. :)
Curhat dqit Lagh. . . ( Poetry )
oleh Winda Iyha
TAK PERLU KEMBALI. . .
. aku yang tlah menunggu janji yang kian semu...
. terdiam membisu melawan hariku...
. Ku harap kau kembali...
. Kembali menemani jalani hidupku seperti yang dulu...
. Sadar kau smakin menjauh tak dapat ku sentuh...
. Hingga sat kau kmbali rasaku tlah mati...
. Aku masih bisa rasakan sakitku masih teringat luka di hatiku. . .
. Pergi jauh dariku. . .
. Ku ingin kau menghilang dariku. . .
. Aku masih bisa rasakan sakitku masih teringat luka di hatiku. . .
. Kini yang ku miliki serpihan hati yang MEMBENCIMU. . . .!!!
TAK PERLU KEMBALI. . .
. aku yang tlah menunggu janji yang kian semu...
. terdiam membisu melawan hariku...
. Ku harap kau kembali...
. Kembali menemani jalani hidupku seperti yang dulu...
. Sadar kau smakin menjauh tak dapat ku sentuh...
. Hingga sat kau kmbali rasaku tlah mati...
. Aku masih bisa rasakan sakitku masih teringat luka di hatiku. . .
. Pergi jauh dariku. . .
. Ku ingin kau menghilang dariku. . .
. Aku masih bisa rasakan sakitku masih teringat luka di hatiku. . .
. Kini yang ku miliki serpihan hati yang MEMBENCIMU. . . .!!!
Mengungkap kehebatan hafalan Imam Syafi'i
oleh Yasin Al-ishaqi
Imam Syafi'i adalah seorang imam mujtahid muthlaq yang sudah sangat populer di dunia Islam. selain Syafi'i terdapat tiga imam mujtahid muthlaq lainnya yaitu : Imam Hanafi, Imam Malik, dan Imam Ahmad bin Hanbal (Hanbali). Imam Malik sebagai salah satu guru Imam Syafi'i sangatlah terkenal dengan magnum opusnya yaitu : Kitab Muwattha' yang berisi kumpulan-kumpulan hadis Rasul. kitab ini termasuk dalam kelompok Kutub at-tis'ah (sembilan kitab Hadis). kitab inilah yang pernah dihafal dengan cepat oleh Imam Syafi'i sehingga Imam Malik merasa heran sekaligus bangga kepadanya karena tidak ada satupun muridnya yang menghafalnya dengan secepat itu.
Kehebatan hafalan Syafi'i ini telah terlihat sejak ia masih kecil. begitupun dalam pengembaraan mencari ilmu beliau selalu unggul di dalam hal menghafal. banyak dari teman-temannya yang merasa iri kepadanya. misalnya dalam menghafal hadis beliau menghafal sampai seribu hadis dalam setiap duduknya (jalsah). bahkan dalam sebuah kitab diriwayatkan bahwa beliau mampu menghafal kata-kata yang didengarkannya dengan cepat dan tanpa diulang. kehebatan inilah yang menjadikan para ulama terkenal di zamannya merasa heran dan mengakui kejeniusan beliau.
Selain itu dari segi karyanya beliau sudah menulis kitab sebanyak 175 kitab dan yang paling terkenal adalah kitab Al-Um (tentang fiqih) yang oleh para ulama madzhab Syafi'i dijadikan sebagai kitab Induk permasalahan Fiqhiyah.
Kelebihan Syafi'i inilah yang disinyalir sebagai salah satu penyebab kenapa madzhab Syafi'i memiliki pengikut paling banyak. penguasaan beliau terhadap ilmu logika (mantiq), bahasa (nahwu, Shorof, Balaghah), Tafsir dan Hadis dan lainnya menjadikan beliau semakin terkenal alimnya (Allamah) sampai berbagai gelar diberikan kepadanya.
Subhanallah,
selain itu kehebatannya juga terlihat dengan cara berakhlaknya kepada siapapun, tutur katanya, cara makanya dan ketekunannya dalam mencari ilmu.
Imam Syafi'i adalah seorang imam mujtahid muthlaq yang sudah sangat populer di dunia Islam. selain Syafi'i terdapat tiga imam mujtahid muthlaq lainnya yaitu : Imam Hanafi, Imam Malik, dan Imam Ahmad bin Hanbal (Hanbali). Imam Malik sebagai salah satu guru Imam Syafi'i sangatlah terkenal dengan magnum opusnya yaitu : Kitab Muwattha' yang berisi kumpulan-kumpulan hadis Rasul. kitab ini termasuk dalam kelompok Kutub at-tis'ah (sembilan kitab Hadis). kitab inilah yang pernah dihafal dengan cepat oleh Imam Syafi'i sehingga Imam Malik merasa heran sekaligus bangga kepadanya karena tidak ada satupun muridnya yang menghafalnya dengan secepat itu.
Kehebatan hafalan Syafi'i ini telah terlihat sejak ia masih kecil. begitupun dalam pengembaraan mencari ilmu beliau selalu unggul di dalam hal menghafal. banyak dari teman-temannya yang merasa iri kepadanya. misalnya dalam menghafal hadis beliau menghafal sampai seribu hadis dalam setiap duduknya (jalsah). bahkan dalam sebuah kitab diriwayatkan bahwa beliau mampu menghafal kata-kata yang didengarkannya dengan cepat dan tanpa diulang. kehebatan inilah yang menjadikan para ulama terkenal di zamannya merasa heran dan mengakui kejeniusan beliau.
Selain itu dari segi karyanya beliau sudah menulis kitab sebanyak 175 kitab dan yang paling terkenal adalah kitab Al-Um (tentang fiqih) yang oleh para ulama madzhab Syafi'i dijadikan sebagai kitab Induk permasalahan Fiqhiyah.
Kelebihan Syafi'i inilah yang disinyalir sebagai salah satu penyebab kenapa madzhab Syafi'i memiliki pengikut paling banyak. penguasaan beliau terhadap ilmu logika (mantiq), bahasa (nahwu, Shorof, Balaghah), Tafsir dan Hadis dan lainnya menjadikan beliau semakin terkenal alimnya (Allamah) sampai berbagai gelar diberikan kepadanya.
Subhanallah,
selain itu kehebatannya juga terlihat dengan cara berakhlaknya kepada siapapun, tutur katanya, cara makanya dan ketekunannya dalam mencari ilmu.
L.e.l.a.h ( Poetry )
oleh Triani Octavia
Lelah dgn smwa keadaan ini,
Lelah utk truz brpura" klu smwa baik" ajh..
Lelah melihat tampang" munafik yg seakan" taq trjadi masalah..
Lelah utk brusha nyaman d lingkungan yg b'muka dua..
Lelah buat ngejalanin smwa ini sendrian..
Lelah utk sok tegar d atas puing" kerapuhan batin..
Lelah utk slalu mencari" pelarian..
Aarrgh...
Aq jenuuh dgn smwa iniii
Lelah dgn smwa keadaan ini,
Lelah utk truz brpura" klu smwa baik" ajh..
Lelah melihat tampang" munafik yg seakan" taq trjadi masalah..
Lelah utk brusha nyaman d lingkungan yg b'muka dua..
Lelah buat ngejalanin smwa ini sendrian..
Lelah utk sok tegar d atas puing" kerapuhan batin..
Lelah utk slalu mencari" pelarian..
Aarrgh...
Aq jenuuh dgn smwa iniii
Kenapa Perempuan berkalung Surban? ( Resensi Film )
oleh Abdur Rofiq
Baru aja nonton ini film. Ketinggalan sich, soalnya ne film premiere di bioskop udah lama. Waktu SMA dulu, saya sempat sekilas membaca novel Abidah El-Khaleqi ini. tapi judulnya kalau gak salah " Perempuan Berkalung Tasbih". Entah apa kemudian yang membuat novel ini diadaptasi dalam film dengan judul berbeda PEREMPUAN BERKALUNG SURBAN. novelnya pun dicetak ulang dengan desain cover yang lebih fresh. Wajah Cantik Revalina dengan surban merah di lehernya. sama dengan sampul VCD-nya, yang baru sy tonton.
Dibandingkan dengan Ayat-ayat Cinta, yang sama-sama karya Hanung dgn genre yang identik, Perempuan berkalung surban, menurut saya memiliki beberapa kelebihan. Diantaranya adalah scriptnya tampak lebih berisi dibandingkan AAC, meskipun di beberapa bagian tertentu memang ada beberapa pernyataan-pernyataan yang memancing komentar. Sekedar memancing, menurut saya berlebihan jika harus diperdebatkan seperti isu yang santer beberapa waktu lalu. Kelebihan lainnya dari sisi moral, PBS lebih punya greget dibandingkan AAC. mungkin karena PBS sendiri mengusung nuansa feminisme dan latarnya pribumi bgt.
Acting Revalina menawan, beda saat dia main sinetron. sayangnya, ada adegan yang menurut saya klise seperti pelemparan batu pada Nisa dan Khudhari yang dituduh berzina. Tampak batunya bukan batu (kalau batu beneran kan pasti seru...he). selain itu saat ditanya hukuman berzina, orang2 disitu seolah dikomando bilang "rajam''. padahal mereka itu notabenennya santrinya ayahnya nisa. Tapi meskipun nyinyir, adegan ini menurut saya paling seru, menarik apalagi setelah widyawati ngomong...'HANYA YANG TIDAK PERNAH BERBUAT DOSA YANG BOLEH NGELEMPAR".....adegan pembuka dan penutup film ini menurut saya keren...
untuk Cici tegal, salut...Leroy Oesmani kalau dalam AAC terkesan mengganggu, di PBS ia menyempurnakan...
terlepas dari itu semua, dibandingkan film2 indonesia lainnya, film ini di atas rata2lah . kalau diranking 1-10, ya 8 lah...
Baru aja nonton ini film. Ketinggalan sich, soalnya ne film premiere di bioskop udah lama. Waktu SMA dulu, saya sempat sekilas membaca novel Abidah El-Khaleqi ini. tapi judulnya kalau gak salah " Perempuan Berkalung Tasbih". Entah apa kemudian yang membuat novel ini diadaptasi dalam film dengan judul berbeda PEREMPUAN BERKALUNG SURBAN. novelnya pun dicetak ulang dengan desain cover yang lebih fresh. Wajah Cantik Revalina dengan surban merah di lehernya. sama dengan sampul VCD-nya, yang baru sy tonton.
Dibandingkan dengan Ayat-ayat Cinta, yang sama-sama karya Hanung dgn genre yang identik, Perempuan berkalung surban, menurut saya memiliki beberapa kelebihan. Diantaranya adalah scriptnya tampak lebih berisi dibandingkan AAC, meskipun di beberapa bagian tertentu memang ada beberapa pernyataan-pernyataan yang memancing komentar. Sekedar memancing, menurut saya berlebihan jika harus diperdebatkan seperti isu yang santer beberapa waktu lalu. Kelebihan lainnya dari sisi moral, PBS lebih punya greget dibandingkan AAC. mungkin karena PBS sendiri mengusung nuansa feminisme dan latarnya pribumi bgt.
Acting Revalina menawan, beda saat dia main sinetron. sayangnya, ada adegan yang menurut saya klise seperti pelemparan batu pada Nisa dan Khudhari yang dituduh berzina. Tampak batunya bukan batu (kalau batu beneran kan pasti seru...he). selain itu saat ditanya hukuman berzina, orang2 disitu seolah dikomando bilang "rajam''. padahal mereka itu notabenennya santrinya ayahnya nisa. Tapi meskipun nyinyir, adegan ini menurut saya paling seru, menarik apalagi setelah widyawati ngomong...'HANYA YANG TIDAK PERNAH BERBUAT DOSA YANG BOLEH NGELEMPAR".....adegan pembuka dan penutup film ini menurut saya keren...
untuk Cici tegal, salut...Leroy Oesmani kalau dalam AAC terkesan mengganggu, di PBS ia menyempurnakan...
terlepas dari itu semua, dibandingkan film2 indonesia lainnya, film ini di atas rata2lah . kalau diranking 1-10, ya 8 lah...
dari DIA untuk DIA ( poetry )
oleh Nadya 'Nutt' Azalea HunniesDolls
DIA.....
Mungkin adalah khayalan
Mungkin kenyataan
mungkin imajinasi
DIA...
Mungkin adalah cinta
Mungkin adalah kerinduan
Atau Kebencian
DIA...
Mungkin adalah Kegembiraan
Mungkin adalah kekacauan
Mungkin adalah keheningan
DIA...
Mungkin seorang teman
Mungkin seorang musuh
Atau bukan siapa-siapa
DIA...
Mungkin adalah harapan
Mungkin adalah amarah
Mungkin adalah tangisan
Apakah DIA...
Hanyalah kekacauan yang membuatKU menangis?
Cinta yang membuatKU menangis?
Kerinduan yang membuatKU marah?
Harapan yang hanya khayalan?
Sehingga DIA tidak berguna dan bahkan menghancurkanKU?
Atau Mungkin DIA...
Adalah seorang teman yang menghapus keheninganKU?
Amarah yang KU lampiaskan di kekacauan sehingga membuatKU gembira?
Kenyataan yang menemaniKU?
Kenyataan yang bisa mencintaiKU?
Imajinasi yang menggugah harapanKU?
Sehingga AKU membutuhkannya di setiap waktu?
walaupun kebingungan menyelimutiku...
AKU tahu bahwa...
DIA adalah seseorang
Bukan seseorang yang bukan siapa-siapa
Dan AKU ingin DIA selalu ada walaupun dalam kekacauan
saat tangis
saat keheningan
saat amarah
karena DIA adalah sebuah bintang
yang diidamkan tiap orang
yang bersinar terang di surga
dan mencaci neraka
DIA.....
Mungkin adalah khayalan
Mungkin kenyataan
mungkin imajinasi
DIA...
Mungkin adalah cinta
Mungkin adalah kerinduan
Atau Kebencian
DIA...
Mungkin adalah Kegembiraan
Mungkin adalah kekacauan
Mungkin adalah keheningan
DIA...
Mungkin seorang teman
Mungkin seorang musuh
Atau bukan siapa-siapa
DIA...
Mungkin adalah harapan
Mungkin adalah amarah
Mungkin adalah tangisan
Apakah DIA...
Hanyalah kekacauan yang membuatKU menangis?
Cinta yang membuatKU menangis?
Kerinduan yang membuatKU marah?
Harapan yang hanya khayalan?
Sehingga DIA tidak berguna dan bahkan menghancurkanKU?
Atau Mungkin DIA...
Adalah seorang teman yang menghapus keheninganKU?
Amarah yang KU lampiaskan di kekacauan sehingga membuatKU gembira?
Kenyataan yang menemaniKU?
Kenyataan yang bisa mencintaiKU?
Imajinasi yang menggugah harapanKU?
Sehingga AKU membutuhkannya di setiap waktu?
walaupun kebingungan menyelimutiku...
AKU tahu bahwa...
DIA adalah seseorang
Bukan seseorang yang bukan siapa-siapa
Dan AKU ingin DIA selalu ada walaupun dalam kekacauan
saat tangis
saat keheningan
saat amarah
karena DIA adalah sebuah bintang
yang diidamkan tiap orang
yang bersinar terang di surga
dan mencaci neraka
SedikT ungKApan HaTi seorang muslimah ( poetry )
oleh Sekar Indikova
yaaaa akhi..
tolong bertanyalah kepada-Nya,
"APAKAH WANITA DICIPTAKAN UNTUK DI SAKITI??"
Dia pasti menjawab,"TIDAK!!!"
sebab,wanita tercipta untuk di kasihi dalam nama-Nya
sehingga jiwa lelaki damai dan tentram
JIKA tubuh menjadi CANDU bagi kehadiran CINTA
MAKA jangan bermimpi tentang kebahagiaan HAKIKI
NAMUN,
jika cinta hadir dalm keselarasan jiwa,,dia akan terus bersinar sehingga tak ada satu kegelapan pun yang mampu MENYEMBUNYIKAKNYA
tidak akan punah meski badan dan jiwa telah terpisah..
yaaaa akhi..
tolong bertanyalah kepada-Nya,
"APAKAH WANITA DICIPTAKAN UNTUK DI SAKITI??"
Dia pasti menjawab,"TIDAK!!!"
sebab,wanita tercipta untuk di kasihi dalam nama-Nya
sehingga jiwa lelaki damai dan tentram
JIKA tubuh menjadi CANDU bagi kehadiran CINTA
MAKA jangan bermimpi tentang kebahagiaan HAKIKI
NAMUN,
jika cinta hadir dalm keselarasan jiwa,,dia akan terus bersinar sehingga tak ada satu kegelapan pun yang mampu MENYEMBUNYIKAKNYA
tidak akan punah meski badan dan jiwa telah terpisah..
Foot Steps ( Bunda )
oleh Karina Nurtrisia
ketika aku brjalan d padang pasir,aku melihat ada empat jejak kaki yg terlihat.
aku berjalan terus dan terus..aku msh melihat empat jejak langkah itu.aku dan DIA.
sampai suatu ketika aku bertemu dgn sbuah masalah,masalah yg tdk pernah aku cari tp ia menjemputku.
aku melihat dua jejak kaki itu hilang,"TUHAAAN mana jejak kakiMU?"selalu itu yg kutanyakan ."knapa ENGKAU mninggalkanku sndiri d saat sperti ini!?"
hingga DIA menjawab "anakKU,ini jejak kakiKU yg kau lihat .AKU sedang menggedongmu.AKU tdk meninggalkanmu sendiri dlm masalah"
tersadar bahwa TUHAN telah menggendongku dlm masalah,DIA tdk prnah pergi dariku.DIA memberikan yg trbaik dan DIA menyelamatkanku .dan aku brkata,aku hnya perlu mncintaimu secukupnya dan mencintaiNYA dgn spenuhnya.
obrolan meja makan.
jakarta,100509.
ketika aku brjalan d padang pasir,aku melihat ada empat jejak kaki yg terlihat.
aku berjalan terus dan terus..aku msh melihat empat jejak langkah itu.aku dan DIA.
sampai suatu ketika aku bertemu dgn sbuah masalah,masalah yg tdk pernah aku cari tp ia menjemputku.
aku melihat dua jejak kaki itu hilang,"TUHAAAN mana jejak kakiMU?"selalu itu yg kutanyakan ."knapa ENGKAU mninggalkanku sndiri d saat sperti ini!?"
hingga DIA menjawab "anakKU,ini jejak kakiKU yg kau lihat .AKU sedang menggedongmu.AKU tdk meninggalkanmu sendiri dlm masalah"
tersadar bahwa TUHAN telah menggendongku dlm masalah,DIA tdk prnah pergi dariku.DIA memberikan yg trbaik dan DIA menyelamatkanku .dan aku brkata,aku hnya perlu mncintaimu secukupnya dan mencintaiNYA dgn spenuhnya.
obrolan meja makan.
jakarta,100509.
Tinggal Kenangan ( Poetry )
oleh Nandha Cubby
BiLa wAkTu tEyUz mMaNg9iL
a9aR 2 hTi dApAd mEnYaTu
bUkAnD aQw tAg iNgiN CiNtAa
tPii aQw tAkUd mEnYaKiTiMu
dAn KiNi aQw jAuH dRii'MuWh
aDaH y9 hLg dRii hTii'Qw
CiNtAa tAg dApAd d'tEbAk
ApAh mAo'nAh hTii
SaLaHkAh QtAh??
hNyAa tAg BiZa dUsTaii hTii
uNtUg mEnCiNtAii
SaLaHkAh QtAh??
bUkAnD mAkCuD mEn2'kAnMuWh
aQw tAg iNgiN mEnDuStAii hTii
hTii'Qw....
aQw jUgAg mEnCiNtAii'MuWh
Qw mEnJaUh hNyAa uNtUg b'PiKiR
LeTiiH mEmAnDaNg wAjAh HaRii
y9 mEmAnDu'Qw tUg mEnCaRii'MuWh
ByArLaH cMw kNii QtAh tErPiSaH
nAmUn hTii QtAh tEtAp bErCaTu
Qw c9t RiNdUu
iNgiN b'tEmUu sAmPaii
UjUn9 pUrNaMa Qw tEtAp mNuNg9u
BiLa wAkTu tEyUz mMaNg9iL
BiLa wAkTu tEyUz mMaNg9iL
a9aR 2 hTi dApAd mEnYaTu
bUkAnD aQw tAg iNgiN CiNtAa
tPii aQw tAkUd mEnYaKiTiMu
dAn KiNi aQw jAuH dRii'MuWh
aDaH y9 hLg dRii hTii'Qw
CiNtAa tAg dApAd d'tEbAk
ApAh mAo'nAh hTii
SaLaHkAh QtAh??
hNyAa tAg BiZa dUsTaii hTii
uNtUg mEnCiNtAii
SaLaHkAh QtAh??
bUkAnD mAkCuD mEn2'kAnMuWh
aQw tAg iNgiN mEnDuStAii hTii
hTii'Qw....
aQw jUgAg mEnCiNtAii'MuWh
Qw mEnJaUh hNyAa uNtUg b'PiKiR
LeTiiH mEmAnDaNg wAjAh HaRii
y9 mEmAnDu'Qw tUg mEnCaRii'MuWh
ByArLaH cMw kNii QtAh tErPiSaH
nAmUn hTii QtAh tEtAp bErCaTu
Qw c9t RiNdUu
iNgiN b'tEmUu sAmPaii
UjUn9 pUrNaMa Qw tEtAp mNuNg9u
BiLa wAkTu tEyUz mMaNg9iL
Sekelumit Kata Buat Sahabat ( Poetry )
Sobat……….@
Kata guru, keyakinan adalah kunci kesuksesan…..
Setelah merenung sejenak, betapa sulitnya menjadi orang sukses,,banyak hal yang harus di korbankan, tenaga, biaya, bahkan perasaan juga harus di korbankan…tetapi semua sia-sia jika tak pernah memiliki sebuah keyakinan yang memberikan semangat untuk terus melangkah menggapai impian…@
Sobat ………@
orang sukses adalah orang orang yang selalu berusaha berbeda dengan orang lain…..:
“ketika orang lain tidur, engkau harus bangun membisikkan doa, sebab doa adalah senjatamu”
“ketika orang lain bermain engkau harus membuka buku, untuk menemukan duniamu…”
“ketika orang lain makan, engkau harus menahan lapar untuk mengekang nafsu syetanmu…”
Sobat……@
Idealisme itu penting sekalipun pada kenyataannya idealismu itu tak pernah ada, dan ini adalah takdir tuhan bahwa manusia tak ada yang sempurna, namum rasa kurang dan selalu ingin yang sempurna adalah takkdir tuhan yang juga tak bisa di sembunyikan…..untuk itu berusahalah menjadi orang pandai agar engkau tidak tertipu dan menyesal nanti….
Sobat…….@
Orang pandai itu adalah orang yang tidak bingung dan panik.
“dia akan datang lebih awal agar tidak panik karna terlambat…”
“dia istiqomah belajar agar tidak bingung ketika membutuhkan…”
Jika suatu saat nanti engkau sudah menjadi orang yang pandai maka engkau bukan orang yang merugi…
Sobat…..@
Tidak ada manusia bodoh di dunia ini…….
Kegagalan biasanya di sebabkan oleh dua factor……:
-pertama merasa tidak butuh…
-kedua merasa sudah lebih….
Jika seseorang sudah merasa tidak butuh biasanya dia tidak mengenali dunia yang dia pelajarinya……
Sebaliknya, jika dia sudah merasa lebih pada umumnya selalu ingin menggurui dan tak mau mengenali tawaran orang lain…
- orang miskin menjadi kaya karma dia selalu merasa butuh pada hartanya
- orang bodoh menjadi cendekiawan karma dia merasa butuh pada ilmu yang belum diketahuinya.
Sobat….!
terkadang bentuk dan kemasan yang ada dalam diri kita telah menipu kita, selalu tergesa-gesa dalam menentukan kesimpulan, dan itu adalah resiko yang harus dihadapi pada tiap proses untuk menjadi orang berilmu….
Maka pertanyaannya kemudian adalah apakah orang pandai bisa di katakan orang yang berilmu……@
Disinilah kemudian kita mencari titik temu…
Sobat………….@
Inti dari ilmu adalah Hikmah,,,orang pandai belum tentu berilmu tetapi orang berilmu itu pasti pandai…….maka untuk menjadi orang yang berilmu kita harus memahami…bahwa”
“ segala sesuatu disekitar kita adalah ilmu”
“Setiap orang disekitar kita adalah Guru”
“setiap tempat dimana kita berada adalah sekolah”
mudah2an kita semua mendapat ridho-Nya....amien
By Hamym Muhsin
Kata guru, keyakinan adalah kunci kesuksesan…..
Setelah merenung sejenak, betapa sulitnya menjadi orang sukses,,banyak hal yang harus di korbankan, tenaga, biaya, bahkan perasaan juga harus di korbankan…tetapi semua sia-sia jika tak pernah memiliki sebuah keyakinan yang memberikan semangat untuk terus melangkah menggapai impian…@
Sobat ………@
orang sukses adalah orang orang yang selalu berusaha berbeda dengan orang lain…..:
“ketika orang lain tidur, engkau harus bangun membisikkan doa, sebab doa adalah senjatamu”
“ketika orang lain bermain engkau harus membuka buku, untuk menemukan duniamu…”
“ketika orang lain makan, engkau harus menahan lapar untuk mengekang nafsu syetanmu…”
Sobat……@
Idealisme itu penting sekalipun pada kenyataannya idealismu itu tak pernah ada, dan ini adalah takdir tuhan bahwa manusia tak ada yang sempurna, namum rasa kurang dan selalu ingin yang sempurna adalah takkdir tuhan yang juga tak bisa di sembunyikan…..untuk itu berusahalah menjadi orang pandai agar engkau tidak tertipu dan menyesal nanti….
Sobat…….@
Orang pandai itu adalah orang yang tidak bingung dan panik.
“dia akan datang lebih awal agar tidak panik karna terlambat…”
“dia istiqomah belajar agar tidak bingung ketika membutuhkan…”
Jika suatu saat nanti engkau sudah menjadi orang yang pandai maka engkau bukan orang yang merugi…
Sobat…..@
Tidak ada manusia bodoh di dunia ini…….
Kegagalan biasanya di sebabkan oleh dua factor……:
-pertama merasa tidak butuh…
-kedua merasa sudah lebih….
Jika seseorang sudah merasa tidak butuh biasanya dia tidak mengenali dunia yang dia pelajarinya……
Sebaliknya, jika dia sudah merasa lebih pada umumnya selalu ingin menggurui dan tak mau mengenali tawaran orang lain…
- orang miskin menjadi kaya karma dia selalu merasa butuh pada hartanya
- orang bodoh menjadi cendekiawan karma dia merasa butuh pada ilmu yang belum diketahuinya.
Sobat….!
terkadang bentuk dan kemasan yang ada dalam diri kita telah menipu kita, selalu tergesa-gesa dalam menentukan kesimpulan, dan itu adalah resiko yang harus dihadapi pada tiap proses untuk menjadi orang berilmu….
Maka pertanyaannya kemudian adalah apakah orang pandai bisa di katakan orang yang berilmu……@
Disinilah kemudian kita mencari titik temu…
Sobat………….@
Inti dari ilmu adalah Hikmah,,,orang pandai belum tentu berilmu tetapi orang berilmu itu pasti pandai…….maka untuk menjadi orang yang berilmu kita harus memahami…bahwa”
“ segala sesuatu disekitar kita adalah ilmu”
“Setiap orang disekitar kita adalah Guru”
“setiap tempat dimana kita berada adalah sekolah”
mudah2an kita semua mendapat ridho-Nya....amien
By Hamym Muhsin
Dia (Poetry)
oleh Ayu Damayantie
aku pernah mengenalnya..
aku hampir memilihnya,
diantara 2 pilihan yang sulit..
selangkah lagi aku bisa memilikinya..
Rasa kagumku padanya,
Tak bertepuk sebelah tangan..
Dia selalu menyambut setiap kerling mataku,
yang diam2 memperhatikannya..
Dia selalu menyambut,
tiap senyum yang aku persembahkan,
tyap berpapasan dengannya..
Diapun selalu menjagaku,
disaat ragaku tak mampu berbuat banyak..
Dia mengkhawatirkan aku,
saat aku dalam keadaan,
hampir tak sadarkan diri..
Dia menarik kedua tanganku,
saat dia ingin menghabiskan waktu,
hanya berdua denganku..
dan membawaku kedalam keheningan,
ditengah hiruk pikuk jakarta..
Dia selalu tersenyum,
Dia selalu mencuri pandang,
Dia selalu memperhatikan Gerak-Gerikku..
Tapi..
itu semua hanya cerita masa lalu..
kemana Dia menghilang?
setelah aku mencampakkannya,
setelah dia tahu,
aku lebih memilih yang lain..
memilih Dia yang lain,
yang membuatku jatuh dan luluh..
dimanakah Dia berada kini?
aku pun tak tahu..
bak menghilang dalam kesemrautan kota..
menghilang dalam satu asa yang baru..
namun,
tidak bagi kenangan itu..
tak akan pernah hilang..
selalu mengiringi jejak kakiku,
wlaupun aku sudah berjalan dengan yang lain..
bergandengan tangan..
seiring bersatunya hati dan perasaan..
Maafkan aku..
wlaupun terlalu terlambat,
kata itu terlontar..
namun ketahuilah..
semua itu datang dari hatiku..
aku pernah mengenalnya..
aku hampir memilihnya,
diantara 2 pilihan yang sulit..
selangkah lagi aku bisa memilikinya..
Rasa kagumku padanya,
Tak bertepuk sebelah tangan..
Dia selalu menyambut setiap kerling mataku,
yang diam2 memperhatikannya..
Dia selalu menyambut,
tiap senyum yang aku persembahkan,
tyap berpapasan dengannya..
Diapun selalu menjagaku,
disaat ragaku tak mampu berbuat banyak..
Dia mengkhawatirkan aku,
saat aku dalam keadaan,
hampir tak sadarkan diri..
Dia menarik kedua tanganku,
saat dia ingin menghabiskan waktu,
hanya berdua denganku..
dan membawaku kedalam keheningan,
ditengah hiruk pikuk jakarta..
Dia selalu tersenyum,
Dia selalu mencuri pandang,
Dia selalu memperhatikan Gerak-Gerikku..
Tapi..
itu semua hanya cerita masa lalu..
kemana Dia menghilang?
setelah aku mencampakkannya,
setelah dia tahu,
aku lebih memilih yang lain..
memilih Dia yang lain,
yang membuatku jatuh dan luluh..
dimanakah Dia berada kini?
aku pun tak tahu..
bak menghilang dalam kesemrautan kota..
menghilang dalam satu asa yang baru..
namun,
tidak bagi kenangan itu..
tak akan pernah hilang..
selalu mengiringi jejak kakiku,
wlaupun aku sudah berjalan dengan yang lain..
bergandengan tangan..
seiring bersatunya hati dan perasaan..
Maafkan aku..
wlaupun terlalu terlambat,
kata itu terlontar..
namun ketahuilah..
semua itu datang dari hatiku..
Mini Artikel, Kumpulan Artikel dalam Berbagai Bidang
Mini Artikel adalah Blog Yang Mengumpulkan Artikel dari berbagai sumber, Anda Boleh Meng-copy paste seluruh artikel yang ada dalam blog ini dengan menyebutkan sumber aslinya dan penulis artikel tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)